Datang ke Bali, Wisatawan Bisa Nikmati Kharisma Event Nusantara

Datang ke Bali, Wisatawan Bisa Nikmati Kharisma Event Nusantara

barbareto.com | Pariwisata Bali kembali menggeliat seiring pelonggaran yang diberikan pemerintah. Yakni Visa on Arrival, tanpa karantina, dan bebas Swab PCR bagi yang sudah vaksin tiga kali alias booster.

Sejumlah wisatawan mancanegara (turis) juga telah tampak berlibur di Pulau Seribu Pura ini. Menikmati keindahan alam, keramahan masyarakatnya, dan ragam budaya yang disajikan.

Melengkapi konsep pariwisata budaya yang diusung pulau berjuluk The Last Paradise in The World ini, Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan event-event budaya unggulan di Bali untuk dimasukan ke dalam daftar event Budaya Nasional yang dikenal dengan Kharisma Event Nusantara. 

Dari sekian banyak event budaya yang ada di Bali ada 7 (tujuh) event yang lolos masuk ke daftar Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2022 yaitu: Festival itu yakni Bali Spirit Festival, Pesta Kesenian Bali, Ubud Village Jazz Festival, Sanur Village Festival, Pemuteran Bay Festival, Denpasar Festival, dan Penglipuran Village Festival.

Baca juga: Bali Bersiap, 14 Oktober Penerbangan Internasional Untuk Wisatawan Mancanegara Akan Dibuka

Adapun waktu penyelenggaraan event tersebut adalah sebagai berikut:

  • Bali Spirit Festival 29 Mei – 10 Juni 2022, di Ubud.
  • Pesta Kesenian Bali 12 Juni – 10 Juli 2022, di Denpasar.
  • Ubud Village Jazz Festival 12 -13 Agustus 2022, di Ubud.
  • Sanur Village Festival 19 -21 Agustus 2022, di Sanur.
  • Pemuteran Bay Festival 11 – 13 November 2022, di Buleleng.
  • Denpasar Festival  akhir November -24 Desember 2022 di Denpasar.
  • Penglipuran Village Festival 7 – 10 Desember 2022, di Bangli.

Melalui Kharisma Event Nusantara (KEN) event-event ini akan dipromosikan ke seluruh dunia bersama dengan event dari daerah-daerah lain di Indonesia.

Jadi, bagi wisatawan yang datang ke Bali, selain menikmati alam dan budaya Bali, mereka juga akan bisa menikmati festival sesuai dengan jadwal yang ada, sehingga akan ada variasi atraksi budaya ketika mereka berada di Bali.

Terselenggaranya tujuh festival ini, diharapkan bisa menunjukkan kepada dunia bahwa pariwisata Bali telah bangkit dan siap untuk dikunjungi.

Keamanan dan kenyamanan pun tak perlu dipertanyakan kembali. Karena, seluruh masyarakat Bali sangat sadar betul untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan khususnya pascapandemi