Gas Elpiji 3 Kg Langka, Warga di Sekitar Rumah Bupati Lotim Menjerit

Foto: Tumpukan gas elpiji 3 Kg

Lombok Timur, barbareto.com – Warga Lombok Timur beberapa hari ini mengeluhkan terkait kelangkaan gas elpiji 3 Kg. Terpantau oleh media ini, kelangkaan terjadi di beberapa wilayah Lotim, diantaranya wilayah Sikur, Masbagik, dan Keruak.

“Sudah tiga hari gas melon ini langka, semenjak sebelum lebaran itu sampai dengan hari ini masih kosong di pedagang-pedagang gas,” ungkap Ovi (26) salah satu ibu rumah tangga yang berasal dari Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Lotim. (23/3/2026)

Akibat dari kelangkaan tersebut, sejak kemarin hingga hari ini Ia tidak dapat memasak dan menghidangkan makanan untuk keluarga kecilnya.

“Ya terpaksa kita beli lauk yang sudah jadi, atau dengan membeli nasi yang sudah siap saji. Karena tidak ada pilihan lain kan, masak kita mau makan makanan yang mentah, kan nggk mungkin,” kesal perempuan yang kediamannya berdekatan dengan rumah Bupati Lotim, H. Haerul Warisin itu.

Disisi lain, Ariani (22) warga Kecamatan Masbagik juga mengeluhkan hal yang sama. Bahkan Ia keliling mencari gas elpiji 3 Kg di beberapa kios yang ada, namun hasilnya tetap nihil.

“Kemarin hampir belasan pedagang gas tempat saya nyari, tapi hasilnya gas kosong saja dibilang oleh pedagang,” ujarnya saat ditemui.

Hal yang sama juga dialami oleh Anah (39), yang berasal dari Kecamatan Keruak, Ia mengaku hampir seminggu mencari pedagang gas elpiji 3 Kg namun hasilnya tetap tidak membuahkan hasil.

“Saya hampir seminggu lebih nggak ada gas, susah kami nyari di wilayah selatan ini. Bahkan kami mencari ke wilayah sikur kemarin, tapi ternyata sama saja, gas kosong juga,” tandasnya.

Ia berharap kelangkaan seperti ini tidak berkepanjangan, karena gas merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi masyarakat saat ini, terutama bagi ibu rumah tangga.

“Mudahan nggk berkepanjangan kelangkaan ini, semoga normal lagi harapan kami selaku ibu rumah tangga, karena susah kalau nggak ada lauk yang dihidangkan, kami mau makan apa?,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang penjual gas elpiji 3 Kg yang berlokasi di Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Lotim mengatakan, sudah seminggu tidak ada pengiriman dari agen.

“Sudah hampir seminggu, gas ini kosong tidak ada pengiriman,” ketusnya saat ditemui di tempat jualannya.

Mengetahui hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Lotim, Hadi Fathurrahman mengatakan, jika pemantauan untuk gas elpiji 3 kg dilaksanakan oleh bagian ekonomi Pemda Lotim.

“Lpj pantauan dari bagian ekonomi,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler terkait kelangkaan gas tersebut. (gok)

TIDAK ADA KOMENTAR

Exit mobile version