Beranda Berita

Gelar Demo, PMII Lotim Serukan MBG Direset dan KDMP Dibubarkan

Foto: aksi demo PMII di depan kantor Kejari Lotim./gok

Lombok Timur, barbareto.com – Puluhan aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Lombok Timur, pada hari ini Rabu 24 Juni 2026 menggelar aksi demonstrasi yang menyasar beberapa titik lokasi yaitu Kejakaaan Negeri Lotim, kantor Bupati Lotim, Polres Lotim dan kantor DPRD Lotim.

Terdapat beberapa poin tuntunan dari massa aksi kali ini, yang diantaranya meminta program Makanan Bergizi Gratis (MBG) direset dan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dibubarkan karena dianggap rentan dengan kejahatan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Tegakkan amanat UUD 1945 Pasal 33 secara berdaulat dan cabut UU TNI & UU POLRI dan Kembalikan Supremasi Sipil,” tegas Yogi Setiawan, Ketua Cabang PMII Lotim. (24/6/2026)

Selain itu, poin tuntunan lainnya ialah agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan. Sebab menurutnya, selama ini kedua profesi tersebut sering terpinggirkan padahal itu merupakan salah satu instrumen menuju Indonesia emas.

“Kami juga menuntut supaya Presiden Prabowo melakukam reshuffle dan efisiensi struktur kabinet sesuai kompetensi dan otoritas masing-masing menteri,” lanjutnya.

Yogi menjelaskan bahwa aksi demonstrasi kali ini merupakan perintah yang turun dari Pengurus Besar (PB) PMII, maka untuk itulah harus ditunaikan sebagai wujud perintah dari struktural organisasi.

“Karna Ini merupakan intruksi dari pimpinan nasinonal PMII (PB PMII – red), maka sebagai struktur di tingkat daerah kami menterjemahkan nya sebagai perintah yang harus di tunaikan,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, alasan PMII Lotim turun ke jalan bukan hanya karna Intruksi dari pusat, melainkan juga dari pertimbangan kolektif kepengurusan PMII di Lotim.

“Selain karna intruksi PB, kami juga memustuskan turun karna melihat beberapa kondisi di daerah, salah satunya ialah karna semakin maraknya aktivitas tambang yang tidak punya legalitas,”

Namun kata Yogi, pemerintah daerah Lotim tetap menarik retribusi dari tambang ilegal tersebut dengan dalih optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini Nurani nya dimana, jelas-jelas tambang ilegal itu beroperasi dengan tanpa memperhatikan efek lingkungan dan keberlangsungan masyarakat sekitar. Tapi Pemda malah hanya berpikir cuan saja,” kesalnya.

Oleh sebab itulah, Ia meminta Pemda Lotim untuk menutup semua tambang ilegal di Lombok Timur. Serta proses hukum semua pemilik tambang ilegal karna telah melakukan kejahatan lingkungan dan kemanusiaan.

“Copot Kepala BAPPENDA Lombok Timur Karna telah membiarkan Kejahatan Lingkungan dan Kemanusiaan!,” pungkasnya.

Sebagai penutup, Yogi mendesak semua tuntutan yang disuarakan oleh PC PMII Lotim tidak hanya di dengarkan, namun wajib ditindak lanjuti dengan baik.

“Karna kalau tidak. kami pastikan aksi ini akan berjilid-jilid,” tutupnya. (gok)

TIDAK ADA KOMENTAR

Exit mobile version