Lombok Tengah, barbareto,.com – Sirkuit Mandalika di Lombok kembali menjadi pusat perhatian dunia olahraga dengan hadirnya ribuan pelari dari berbagai negara dalam ajang Pocari Sweat Run Sunset 2026. Sebanyak 9.200 peserta dari 325 kota di Indonesia dan 21 negara ambil bagian dalam penyelenggaraan tahun kedua event lari bergengsi tersebut yang berlangsung di kawasan The Mandalika, Sabtu (11/7).
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi melepas peserta kategori Pocari Sweat Run Sunset 4,3K, yang menjadi pembuka rangkaian kompetisi. Kehadiran ribuan peserta dari dalam dan luar negeri semakin menegaskan posisi Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di tingkat internasional.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, terutama mereka yang datang dari luar Pulau Lombok. Ia juga menyampaikan bahwa kondisi cuaca tahun ini sangat mendukung pelaksanaan lomba dengan suhu yang ideal bagi para pelari.
“Tahun lalu mungkin ada yang merasa cuaca cukup menantang, tapi tahun ini kita kasih ‘bonus’ angin sejuk dari Australia. Lombok merasa sangat terhormat kembali menjadi tuan rumah. Bagi kami, siapapun yang datang ke Lombok dan mencintai daerah ini, kalian semua adalah orang Lombok,” ujar Gubernur kemarin sabtu, 12/7/2026.
Ia menilai penyelenggaraan tahun ini berlangsung lebih matang dibandingkan edisi sebelumnya, baik dari sisi kesiapan teknis maupun rangkaian kegiatan pendukung yang disiapkan panitia.
“Tahun lalu kami agak kelabakan, tapi tahun ini semuanya on the place. Persiapannya oke, side event-nya juga luar biasa,” tambahnya.
Semangat yang sama disampaikan Direktur Utama ITDC Mandalika, Ahmad Fajar. Menurutnya, Pocari Sweat Run telah berkembang menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam mempromosikan pariwisata Indonesia ke tingkat global.
Kehadiran sejumlah figur publik, seperti Ariel NOAH dan mantan pembalap nasional Ananda Mikola, turut menambah semarak penyelenggaraan sekaligus memperkuat daya tarik event tersebut.
“Event ini gaungnya bukan hanya nasional, tapi internasional. Ini membuktikan bahwa Mandalika bukan hanya sekadar sirkuit, tapi ekosistem yang mampu menciptakan local heroes di bidang olahraga,” jelas Ahmad Fajar.
Antusiasme peserta tahun ini juga tercermin dari peningkatan jumlah pelari yang signifikan. Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winati, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengalami lonjakan partisipasi dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sangat menarik, ternyata tahun ini 72% peserta berasal dari luar Lombok. Ini membuktikan Pocari Sweat Run menjadi magnet pariwisata yang kuat,” ungkap Puspita.
Ia menambahkan, kemeriahan ajang ini masih akan berlanjut pada hari berikutnya dengan pelaksanaan tiga kategori utama, yakni Half Marathon (HM), Full Marathon (FM), dan 10K, yang diperkirakan kembali menghadirkan ribuan pelari dari berbagai daerah dan negara.
Keindahan panorama matahari terbenam di kawasan Mandalika menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta kategori Sunset Run. Perpaduan lintasan yang melintasi kawasan sirkuit internasional dengan lanskap pesisir selatan Lombok menghadirkan pengalaman berlari yang unik dan sulit ditemukan di tempat lain.
Keberhasilan penyelenggaraan Pocari Sweat Run 2026 sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Tidak hanya menjadi arena penyelenggaraan berbagai ajang olahraga internasional, Mandalika juga semakin menunjukkan kemampuannya menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta memperkenalkan pesona NTB kepada masyarakat global. (*)
