20.1 C
Lombok

Kenakan Kemeja Biru ala Prabowo, Kode SJP-Fatihin Didukung KIM Plus, Bagaimana dengan Iron-Edwin?

Published:

- Advertisement -

Lombok Timur – Suryadi Jaya Purnama (SJP) bersama TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin, dalam beberapa kesempatan sering kali tampil dengan kemeja ala Prabowo-Gibran.

Pasangan yang didukung PKS dan PBNW ini pertama kali mengenakan baju tersebut saat mendaftar di KPU Lombok Timur.

Menanggapi hal tersebut, SJP mengaku kode tersebut menandakan dirinya bersama Fatihin mendapat dukungan dari koalisi KIM Plus.

“Yang paling penting itu dukungan rakyat. Kemudian untuk Lombok Timur menjadi percontohan KIM Plus pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata politikus PKS kepada Barbareto.

Baca Juga :  Dikes Apresiasi Kreasi PKM Babakan Meriahkan HUT Kota Mataram ke- 31

Sementara itu, disinggung soal Partai Gerindra yang mengarahkan dukungan ke Iron-Edwin. SJP menegaskan itu hanya dukungan KIM.

“Koalisi nasional itu KIM Plus. Kalau dukungan Partai Gerindra itu, kan hanya KIM. Yang berlaku itu KIM Plus,” tegas pria asli Lenek itu.

Di sisi lain, menghadapi pengundian nomor urut calon di KPU Lombok Timur, malam nanti. SJP mengaku sudah siap sejak awal daftar.

Baca Juga :  Raker di Bali, Formen Kunjungi Kantor JMSI di Denpasar

“Santai saja, kita buat asyik. Nomor berapapun. Yang penting kita nomor urut satu saat pengumuman di KPU nanti,” tukasnya.

KPU Lombok Timur, sudah menetapkan lima calon yang akan berkontestasi pada Pilkada November 2024 mendatang.

Sehingga tahapan berikutnya, kelima calon akan melakukan pencabutan nomor pada malam nanti.

Lima calon yang akan bertarung pada kontestasi Pilkada Lombok Timur 2024, yakni; Iron-Edwin, SJP-Fatihin, Luthfi-Wahid, Rumaksi-Sukisman dan Tanwir-D. Paelori.

- Advertisement -
Mugni Ilma
Mugni Ilma
Mugni Ilma adalah jurnalis Barbareto yang meliput isu pemerintahan, hukum, politik, ekonomi dan peristiwa daerah di Nusa Tenggara Barat. Ia aktif melakukan peliputan lapangan dan penulisan berita berbasis fakta dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan verifikasi sumber sesuai Pedoman Media Siber.

Related articles

Recent articles