BARBARETO – Memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Lembaga Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat Tastura Mandalika (LFPM-TM) Kabupaten Lombok Tengah menggelar aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim, lansia dan janda. Jumat, 16 Januari 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Otak Desa, Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, menjadi ruang untuk merefleksikan nilai kedermawanan dan penguatan ukhuwah islamiyah.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus inti LFPM-TM, di antaranya Ketua LFPM-TM Mbok Luna, Sekretaris Husnul Maap, dan Ketua Harian Gedy.
Turut hadir memberikan tausiyah sekaligus pendampingan, Komisioner 2 Baznas Kabupaten Lombok Tengah, TGH Ma’arif Abdul Majid.
Ketua LFPM-TM Mbok Luna menyampaikan bahwa peringatan Isra Miraj semestinya tidak berhenti pada aspek ritual semata, namun harus diaktualisasikan dalam bentuk kepedulian nyata terhadap sesama.
Menurutnya, pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari sentuhan kemanusiaan yang paling mendasar.
”Berbagi bukan sekadar tentang nominal harta yang disalurkan, melainkan tentang besarnya kasih sayang dan kepedulian yang kita berikan, khususnya bagi anak-anak yatim. Kami ingin memastikan kehadiran LFPM-TM dapat menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial di masyarakat,” ujar Mbok Luna.
Ia berharap aksi ini dapat memicu semangat gotong royong yang lebih luas di wilayah Tastura Mandalika agar masyarakat dapat tumbuh menjadi komunitas yang lebih mandiri dan suportif.
Peringatan Isra Miraj Momentum Meneladani Rasulullah
Senada dengan hal tersebut, TGH Ma’arif Abdul Majid dalam ceramahnya menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam aspek kedermawanan. Perjalanan suci Isra Miraj, menurutnya, membawa pesan keseimbangan antara kesalehan ritual dan kesalehan sosial.
”Rasulullah SAW adalah pelindung utama bagi anak yatim dan kaum dhuafa. Meneladani beliau berarti kita harus memiliki kepekaan sosial. Melalui zakat, infak, dan sedekah, harta tidak akan berkurang, melainkan justru akan tumbuh menjadi keberkahan,” kata TGH Ma’arif.
Ia juga mengapresiasi langkah LFPM-TM yang dinilai cepat tanggap dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman melalui tindakan nyata.
“Apa yang dilakukan hari ini adalah bukti cinta kepada Rasulullah yang diwujudkan melalui pengabdian kepada sesama,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk kemaslahatan masyarakat Lombok Tengah.
Ketua Harian LFPM-TM, Gedy, menegaskan komitmen lembaga untuk terus konsisten bergerak dalam program-program pemberdayaan ke depan.
”Kami berharap LFPM-TM dapat terus solid dan menjadi garda terdepan dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Lombok Tengah,” pungkasnya.

