20.3 C
Lombok

Pam Desa Hancur, 700 KK Warga Telengan Krisis Air

Published:

- Advertisement -
Pam Desa Hancur, 700 KK Warga Telengan Krisis Air

barbareto.com | Amlapura – Sekitar 700 KK warga Telengan saat ini mengalami krisis air bersih. Ini dampak dari longsor serta banjir lalu yang menimpa desa adat ini.

Selaian mengenai sawah dan beberapa rumah banjir juga menghancurkan bak penampungan air milik Desa. Tidak itu saja beberapa pipa saluran air juga rusak karena tergerus banjir.

Akibatnya saat ini warga kesulitan air bersih. Mereka turun kesungai untuk mengambil air. Sekarang ini sebagian warga harus menghabiskan waktunya untuk urusan air di sungai. Mulai dari mencuci dan mengambil air bersih untuk masak.

Baca Juga :  Pangdam Motivasi Apter BKO Kodam IX/Udayana Untuk Tetap Saling Mengingatkan dan Semuanya Saudara

Warga berharap Pemerintah Daerah Karangasem bisa membantu terkait masalah air bersih ini. Karena kalau hanya mengandalkan dari kemampuan desa pasti lama baru bisa pulih.

Pam Desa Hancur, 700 KK Warga Telengan Krisis Air

Sementara itu Kadus Telengan Made Pasek Astawa juga berharap masalah air bersih bisa segera tertangani.

Sementara itu salah satu rumah warga yang rusak karena longsor adalah warga tidak mampu.
Rumah yang mereka tempati dan sekarang kena longsor sehingga sebagian temboknya rusak adalah rumah bantuan bedah rumah.

Baca Juga :  Sempat Tertunda Akibat Pandemi, Gubernur Koster Resmi Buka Porprov Bali XV Tahun 2022

Pemilik rumah adalah Komang Arjana. Dia mengakui kalau baru kali ini rumahnya jadi korban longsor.

Bahkan peristiwa tragis sempat menimpa Gede Geria. Saat kejadian dia dan anak serta istrinya sedang tidur. Tiba-tiba longsor terjadi dan menghancurkan tembok rumahnya. Bahkan anak dan istrinya sempat terlempar dari dalam kamar dan nyangkut di pohon pisang.

- Advertisement -
Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles