Lombok Timur, barbareto.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur pada hari ini, Senin, 19 Januari 2026 menggelar rapat evaluasi satu tahun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur.
Adapun peserta rapat menyampaikan berbagai persoalan yang muncul pada saat pelaksanaan MBG di Lotim seperti makanan yang expired, keracunan, hingga usulan untuk membentuk lembaga koordinasi guna melancarkan program MBG di Lotim.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, H. M. Juaini Taofik mengatakan, salah satu topik pembahasan tadinya ialah pada bulan ramadhan nantinya anak-anak penerima manfaat MBG nantinya akan diberikan kue kering.
“Tadi misalkan untuk di bulan puasa nanti, butuh kue kering untuk dibagikan ke penerima manfaat. Daripada kita beli kue kering dari pertokoan, tapi ada persoalan di harga sih katanya tadi juga,” kata Sekda saat ditemui setelah rapat evaluasi di kantor DPRD Lotim.
Maka dari itu, pihaknya sudah menyarankan ke depan supaya UMKM di Lotim juga dilibatkan dalam pemenuhan MBG.
Karena sejatinya, menurut Sekda, pada program MBG ini bukan hanya berbicara keuntungan saja, namun pada intinya yaitu bagaimana agar gizi anak-anak terpenuhi dengan layak dan baik. (gok)


