18.8 C
Lombok

Ketum SAPANA: Mana Program Zero Waste Yang Dulu Digaungkan?

Published:

- Advertisement -

Mataram-NTB. BARBARETO – Program unggulan Pemprov NTB Nol Sampah atau Zero Waste lama tidak terdengar. Ada kesan jika program ini tidak lagi berjalan. Di banyak lokasi di Lombok justru kini dipenuhi sampah. Bahkan, di musim hujan saat ini sampah bertebaran hingga ke badan jalan dan jembatan.

WhatsApp Image 2021 02 02 at 22.37.59

Ketua Umum Sahabat Pariwisata Nusantara (SAPANA), Furqon Ermansyah mempertanyakan sejauh mana program unggulan Zero Waste hingga saat ini.

“Sampah bertebaran di mana-mana. Saya pertanyakan sejauh mana program Zero Waste yang dari dulu di gaungkan di mana-mana. Kok sampah masih banyak,” katanya, Selasa, (2/2/21).

Baca Juga :  Diprotes Eiger Karena Review Produknya, YouTuber: Saya Beli Nggak Gratis!

Dia mengatakan Lombok yang menjadi daerah wisata dan masuk dalam destinasi wisata prioritas, sangat kontras dengan kondisi sampah yang terkesan diabaikan.

“Ini daerah pariwisata tapi masalah sampah belum bisa di atasi. Bagaimana kita bisa promosi daerah kita dengan kondisi sampah masih menghantui,” ujarnya.

Furqon yang memiliki nama panggilan Rudi Lombok ini, mengatakan SAPANA telah berupaya mempromosikan wisata NTB jelang MotoGP. Namun, masalah sampah menjadi hambatan baginya mempromosikan Lombok.

Baca Juga :  Desa Adat Se-Kabupaten Jembrana Jadi Pilot Project Pengelolaan Air Limbah Domestik

Dia menceritakan, beberapa wisatawan banyak mengeluh kondisi sampah padanya.

“Beberapa wisatawan mengeluh masalah sampah ke saya. Itu sangat mengganggu. Ayo dong, kita jadikan daerah kita contoh bagaimana mengelola sampah dengan baik,” katanya.

Dia lagi-lagi berharap agar pemerintah daerah dapat dengan serius menjalankan program Zero Waste.

“Dulu kan program itu dibicarakan di mana-mana, sampai banyak media nasional memberitakan. Tapi praktiknya sekarang sampai di mana?” cetus pria berkumis ini.

- Advertisement -
Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles