BRI Cabang Selong Double Transfer Dana Pelaku UMKM, Bupati Lombok Timur Kecewa Berat

Published:

Lombok Timur, Barbareto – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Selong terkait persoalan dugaan double transfer dana untuk pelaku UMKM yang hingga kini belum terselesaikan.

Bupati menegaskan agar pihak BRI Cabang Selong segera mengembalikan dana yang diduga ditransfer ganda tersebut. Ia bahkan mengancam akan mengambil langkah tegas jika persoalan tersebut tidak diselesaikan dalam waktu dekat.

“Kalau tidak diselesaikan dalam bulan puasa ini, besok saya minta didemo bank BRI ini. Habis puasa, saya minta Kadis Koperasi sampaikan langsung ke mereka,” tegasnya. Selasa, Maret 2026.

Menurutnya, dana miliaran rupiah yang dititipkan pemerintah daerah untuk disalurkan kepada para pelaku UMKM justru menimbulkan persoalan.

Ia menyebut, dari total dana sekitar Rp3 miliar yang ditempatkan di BRI Cabang Selong, kini tersisa sekitar Rp1 miliar. Sementara sisanya disebut telah dibagikan, namun muncul persoalan dugaan transfer ganda.

“Kita taruh uang untuk dibagi ke UMKM, kok bisa double?. Sekarang sudah ada teknologi, masa bisa terjadi seperti itu?. Jangan dibodoh-bodohi kita,” ujarnya.

Haerul Warisin mengaku curiga adanya kelalaian atau kesalahan serius dalam pengelolaan dana tersebut. Ia meminta Dinas Koperasi untuk terus memburu penyelesaian kasus ini dan tidak menerima alasan apa pun dari pihak bank.

“Saya bilang, kalau tidak cepat diselesaikan, saya penjarakan. Ini uang orang, uang untuk UMKM, bukan uang main-main,” tegasnya

Bupati juga mencontohkan sistem pembayaran digital yang dinilai sudah transparan dan tercatat dengan jelas, seperti pembayaran tagihan PDAM. Menurutnya, tidak mungkin terjadi pembayaran ganda tanpa adanya catatan sistem yang jelas.

“Kalau kita bayar utang lewat digital, pasti ada keterangan sudah lunas. Tapi ini kok tidak mungkin double-double terus. Apalagi ini uang untuk orang. Bank keluarin double-double begitu kok Kolot sekali,”katanya

Bahkan ia meminta kadis Koperasi untuk sampaikan ucapannya supaya dia jangan mainkan uang orang.

“Ini kolot sekali saya bilang, tidak mungkin double andak ada itu,” pungkasnya

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles