19.4 C
Lombok
BeritaJaga Sumber Daya Laut, Polairud NTB Sosialisasi Bahaya Penggunaan Bom Ikan

Jaga Sumber Daya Laut, Polairud NTB Sosialisasi Bahaya Penggunaan Bom Ikan

Published:

Dompu – Jaga sumber daya laut, Ditpolairud Polda NTB melaksanakan kegiatan sosialisasi anti penangkapan ikan yang merusak ekosistem kepada masyarakat nelayan. Kamis, 5 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Dirpolairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., yang menekankan kepada seluruh personel agar terus aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pesisir dan nelayan terkait pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut.

Dalam pelaksanaannya, Kapal Polisi XXI-2014 bersama personel Satpolairud Polres Dompu menyosialisasikan bahaya praktik penangkapan ikan yang merusak kepada sekitar 30 orang nelayan yang berada di wilayah Perairan Calabai dan Teluk Saleh, tepatnya di Dusun Tante.

Lindungi Sumber Daya Laut

Sosialisasi tersebut mengangkat tema “Bersama Kita Melindungi Sumber Daya Perairan”. Materi yang disampaikan meliputi bahaya penggunaan bom ikan, dampak negatifnya terhadap kesehatan manusia dan ekosistem laut, serta kerusakan lingkungan jangka panjang yang ditimbulkan.

Selain itu, personel juga menjelaskan langkah-langkah penanganan oleh petugas, peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan, serta mengingatkan para nelayan tentang kewajiban melengkapi dokumen kapal nelayan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda NTB berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi nelayan dalam menjaga kelestarian perairan, sehingga sumber daya laut tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles