20.9 C
Lombok

Pemda Lotim dan UIN Mataram Jalin Kerja Sama Tingkatkan Aspek Pendidikan

Published:

BARBARETO.com | Bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Lombok Timur (Lotim), Pemerintah Daerah menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Hal tersebut dituangkan dalam Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani pada Kamis (12/5).

Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy dalam sambutannya menyampaikan kondisi Lombok Timur secara umum. Aspek pendidikan di daerah ini dinilai masih perlu ditingkatkan. Karena itu Pemda memberikan respon positif untuk setiap penawaran kerja sama yang dapat mendukung aspek peningkatan pendidikan, termasuk dengan UIN Mataram ini, sebab diakuinya Pemda tidak dapat berjalan sendiri.

Baca Juga :  Warga Sikur Temukan Orok Bayi Tak Bernyawa di Sungai

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, karena itu harus ada partisipasi dari semua pihak, salah satunya dari perguruan tinggi,” ujarnya.

Baca juga : Perwakilan UIN Mataram Dinyatakan Sebagai Tim Terbaik di Ajang FGD Polda NTB

Bupati pun berharap dengan adanya kerjasama ini dapat mengantisipasi permasalahan di Lombok Timur, khususnya bidang pendidikan.

Menanggapi hal itu, Rektor Universitas Islam Negeri Mataram. H. Masnun Thahir mengatakan bahwa UIN dan Kabupaten Lombok Timur memiliki keterikatan, mengingat banyak mahasiswa UIN berasal dari Lotim.

Baca Juga :  Keluarga Besar BARBARETO.COM Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. Sebagai Rektor UIN Mataram

Karena itu ia berharap agar kerjasama ini dapat membangun sinergitas antara Pemda Lotim dan UIN Mataram.

Pemda Lombok Timur menandatangani Kesepakatan Bersama dengan UIN Mataram terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu ditandatangani pula Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Mataram untuk pendampingan dan pengabdian masyarakat terkait pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan kuliah kerja partisipatif (KKP) di 50 Desa Wisata yang ada di daerah ini.

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Informatif dan Menginspirasi

Related articles

Recent articles