Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Lombok Lancar di Tengah Lonjakan Permintaan

Published:

Mataram, Barbareto – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Lombok tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang dan saat hari besar keagamaan. Selasa, 24 Maret 2026

Kepastian ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di masyarakat Minggu (22/3) terkait kenaikan harga LPG 3 kg yang diduga dipicu keterbatasan stok di sejumlah wilayah. Menanggapi hal tersebut, Pertamina menegaskan bahwa kondisi distribusi dan pasokan secara umum masih dalam keadaan aman dan terkendali.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kekosongan yang sempat terjadi di beberapa pangkalan bersifat sementara. Kondisi ini terjadi karena stok yang tersedia telah tersalurkan kepada konsumen sesuai jadwal distribusi.

Menurutnya, peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, serta persiapan Lebaran Ketupat, menjadi faktor utama meningkatnya permintaan LPG di lapangan.
“Terjadi peningkatan konsumsi karena masyarakat cenderung melakukan pembelian lebih awal untuk kebutuhan hari raya,” ujar Ahad.

Baca Juga :  Senggigi Sunset Jazz, Sensasi Menikmati Musik Jazz di Pantai

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan pada Minggu (22/3), stok LPG masih tersedia di sejumlah pangkalan. Di Desa Ketangga, Lombok Timur, salah satu pangkalan tercatat memiliki stok hingga 200 tabung. Sementara itu, di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, stok di beberapa pangkalan berkisar antara 100 hingga 140 tabung.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan tersebut, selama bulan Maret Pertamina telah melakukan penambahan pasokan (extra dropping) secara signifikan. Di Kabupaten Lombok Tengah, tambahan pasokan mencapai 89.600 tabung atau setara 13,2 persen dari alokasi bulan Maret. Sementara di Kabupaten Lombok Timur, tambahan pasokan mencapai 110.320 tabung atau 13,2 persen dari alokasi bulan Maret.

Selain itu, Pertamina terus memperkuat langkah pengendalian melalui optimalisasi distribusi ke pangkalan dengan tingkat serapan tinggi, pengawasan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET), serta pembinaan kepada penyalur yang tidak sesuai ketentuan. Koordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait juga dilakukan secara intensif guna menjaga stabilitas distribusi di masyarakat.

Baca Juga :  Fahri Hamzah Sebut TNI Tak Boleh Berpolitik

“Pertamina secara rutin menyalurkan LPG 3 kilogram sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah. Kami juga melakukan pemantauan distribusi secara berkala untuk memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat,” tambah Ahad.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. LPG 3 kilogram merupakan energi bersubsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro, sehingga penggunaannya diharapkan tepat sasaran. Masyarakat juga diimbau untuk membeli LPG di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan.

Untuk memudahkan akses, masyarakat dapat mengetahui lokasi pangkalan terdekat melalui laman resmi https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135.

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Febriga Rifky adalah Pemimpin Redaksi Barbareto. Ia bertanggung jawab atas kebijakan redaksional, pengawasan isi pemberitaan, serta memastikan seluruh produk jurnalistik Barbareto memenuhi standar etika jurnalistik dan Pedoman Media Siber.

Related articles

Recent articles