Rabu, April 24, 2024

1 Rumah Ditempati 2 Keluarga Masih Banyak di Lotim, Begini Tanggapan Kadis Perkim

BARBARETO.com | Meski pelaksanaan program RTLH 2021 sudah rampung, nyatanya masih Banyak rumah di Lombok Timur yang masih ditempati oleh 2 kepala Keluarga karena beberapa kendala.

Padahal idealnya sebuah rumah harus ditempati oleh satu Kepala Keluarga (KK) saja bahkan pasangan yang baru menikah banyak yang belum memiliki tempat tinggal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lombok Timur (Lotim), Purnama Hadi menjelaskan di Lombok Timur sendiri masih banyak Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di samping itu banyak juga terdapat 1 Rumah ditempati 2 keluarga, untuk itu melalui DAK Terintegrasi yang saat ini sedang dilakukan pendataan melalui Base lain akan diusulkan tahun 2023 untuk mendapatkan bantuan Rumah.

“PR kita masih banyak di Lombok Timur, bukan hanya RTLH tetapi banyak yang belum sama sekali memiliki rumah,” jelasnya, Jum’at (27/05/2022).

Baca juga : Kades Banjarsari Akui Selewengkan Dana BLT-DD dan RTLH

Hanya saja, lanjut Purnama, yang menjadi prioritas saat ini adalah RTLH, disamping keterbatasan anggaran, tahun 2022 juga terjadi pengurangan kuota RTLH, yang semula 715 unit dengan pagu anggaran Rp. 13 Miliyar dipangkas menjadi Rp. 4,6 Miliyar sehingga hanya mampu dibangun 233 unit.

“Saat ini yang masih difokuskan adalah RTLH, terlebih terjadi pengurangan pada kuota RTLH tahun ini,” ujarnya.

Masih kata Purnama, kedepannya Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) dirasa bisa menjadi alternatif untuk masyarakat berpenghasilan rendah, hanya saja terkendala lahan yang harus disiapkan Pemerintah Daerah.

“Kedepannya sangat memungkinkan untuk masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal akan dibangunkan Rusunawa,” bebernya.

Lebih jauh dijelaskan mantan Kepala BPBD Lotim itu, dengan dianugerahinya Kabupaten Lombok Timur sebagai daerah yang paling responsif menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), semoga pusat memberi perhatian lebih terhadap Lombok Timur, karena sebanyak 31.000 lebih Rumah yang perlu diperbaiki.

“Semoga dengan capaian yang ada selama ini, Pusat memberi perhatian lebih untuk Kabupaten kita,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments