21.5 C
Lombok

Pedagang Kaliomang: MTQ XXIX Berkah Untuk Semua

Published:

BARBARETO.com | Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX tingkat Provinsi NTB menghadirkan berkah dan berbagai cerita dalam penyelenggaraannya.

Salah satu cerita keberkahan dan unik itu datang dari seorang pedagang Kaliomang yang mendapatkan keuntungan meski baru berjualan hanya 1 malam saja.

Bahaudi, (48 tahun), warga asal Bertais pada Minggu (7/2022) malam, terlihat antusias melayani pembeli. Terlihat senyum tipis menghiasi wajahnya malam itu.

“Harganya 3 ekor 10 ribuan dek,” tawarnya kepada pengunjung yang lewat.

Adapun varian harga Kaliomang yang ia jual bervariasi, tergantung dari ukuran besar dan kecilnya.

Untuk Kaliomang ukuran besar, ia menjualnya dengan harga Rp. 10 ribu per 3 ekornya, sedang Kaliomang berukuran kecil Rp. 5 ribu per 3 ekornya.

Baca Juga :  Koramil Pujut Bersama Warga Tanam Mangrove Untuk Lestarikan Lingkungan Hidup

Kaliomang yang dijualpun memiliki keunikan tersendiri, dimana ia terlebih dahulu akan menghias cangkang Kaliomang dengan berbagai warna dan kartun lucu.

“Jadi, di hias biar anak-anak makin tertarik,” ucapnya.

Untuk jenis Kaliomang yang dijual pun yakni Kaliomang pesisir, walaupun memang rumanya di Bertais lumayan jauh dari pesisir pantai, namun ia mengakui jikalau mendapatkan Kaliomang ini dari temannya yang telah bersama-sama dari puluhan tahun berprofesi sebagai pedagang Kaliomang.

“Saya sudah dari lama berjualan Kaliomang ini, tiap harinya keliling ke sekolah-sekolah yang ada, pun juga dibeberapa acara seperti MTQ ini,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengakui di gelaran MTQ ini walaupun baru hanya 1 malam berjualan setidaknya ada keuntungan yang ia dapatkan.

Baca Juga :  Lembaga PRC dan Jubir Luthfi-Wahid Kompak Bantah Rilis Hasil Survei Pilkada Lotim

“Untuk biaya awal sendiri kita beli Kaliomang seharga Rp. 50 ribu per kilo di teman, Alhamdulillah di acara MTQ ini paling tidak sudah balik modal,” terangnya sambil tersenyum malu.

Sekali menjual Bahaudin bisa menghabiskan ratusan Kaliomang.

Pendapatan yang dihasilkannya memang tidak besar sehari-harinya, namun kerja iklas untuk hidup sehari-harinya adalah kunci kuat ia menjalani pedagang Kaliomang ini.

Memelihara Kaliomang pun terbilang mudah, pasalnya pakan yang diberikan sangat mudah didapat, karena memang Kaliomang ini termausk hewan omnivora, suka daging ataupun sayuran.

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles