Peringati BUMD, Kabag: Jangan Sampai Lebih Besar Biaya Operasional Dari Pada Pendapatan

Published:

Lombok Timur-NTB. BARBARETO – Kepala Bagian Ekonomi Kabupaten Lombok Timur H. M. Safwan peringatkan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Lombok Timur. Agar bisa mengatur manajemen keuangannya dengan baik untuk meningkatkan profit setiap tahuannya.

“Jangan sampai lebih besar biaya operasionalnya dari pada pendapatannya,” peringat Safwan ketika di temui di ruang kerjanya. Pada Sabtu 13 Februari 2021.

Tentu hal itu sangat penting agar menjadi perhatian kelima BUMD yang ada di Lotim. Yaitu PT. Selaparangan Finansial, PD. Agro Selaparang, PD. Selaparang Energi, Bank Perkereditan Rakyat (BPR) NTB, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Lotim : Perketat 3M

Pasalnya jika BOPO atau Biaya Operasional lebih besar dari Pendapatan Operasional. Maka itu bisa di katakan sebagai perusahaan yang kurang sehat.

“Seiap tahuanya mereka (BUMD-red) menyampaikan rencana kerja tahunan. Dan kami evaluasi terhadap rencana itu,” kata Kabag.

Sehingga nantinya keuntungan setiap tahuannya bisa di proyeksi ketika penyerahan rencana kerja tahunan tersebut.

Oleh sebab itulah Safwan meminta agar jajaran direksi BUMD mempunyai ide dan terobosan untuk mengelola manajeman keuangannya dengan baik. Supaya jangan sampai merugi.

Baca Juga :  Bupati Sukiman Minta Karang Taruna Dibentuk di Tiap Kecamatan

“Jajaran direksi kemudian bagaimana melihat karyawan sekian. Berarti dia kan harus punya hitungan sebulan itu harus menghasilkan sekian,” sebutnya.

Safwan juga meminta agar penekanan yang akan di lakukan di setiap BUMD yakni dengan melakukan pembaharuan manajemen. Terutama dari segi kualitas dan pelayanan yang pada akhirnya nanti akan berpengaruh kepada keuntungan.

“Perlu di lakukan terobosan-terobosan. Dengan kondisi Covid-19 jangan menjadi alasan juga,” tegasnya. (gok)

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles