Bupati Lotim Gusar, Lantaran Bayi Gizi Buruk Terlambat Ditangani Karena Administrasi

0
105
Bupati Lotim Gusar, Lantaran Bayi Gizi Buruk Terlambat Ditangani Karena Administrasi
Foto : H. M. Sukiman Azmy

barbareto.com | Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy menggelar rapat koordinasi untuk optimalisasi bantuan sosial yang dinilainya tidak bekerja sesuai harapan.

Rapat Koordinasi yang diikuti Sekretaris Daerah, Asisten, sejumlah pimpinan OPD, Baznas, BUMD, dan Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) tersebut berlangsung singkat pada Rabu (6/4) di Ruang Rapat Bupati.

Membuka rapat, Bupati mengungkapkan kegusarannya. Kegusaran Bupati dilatari oleh meninggalnya salah seorang bayi penderita gizi buruk, yang disebutnya terlambat ditangani karena alasan administrasi, seperti kepesertaan BPJS Kesehatan.

Menurut Bupati Sukiman kondisi tersebut seharusnya tidak terjadi dan tidak boleh terjadi lagi. Apalagi Lombok Timur memiliki UPT Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) dan Tim Reaksi Cepat (TRC), Baznas, dan berbagai potensi lain yang bisa digerakkan untuk segera mengatasi persoalan serupa.

Seperti kerap diungkapkan dan ditekankannya, semua harus meningkatkan kepedulian, disamping meningkatkan koordinasi demi mengoptimalkan seluruh potensi untuk mengatasi persoalan mendesak.

Karena itu Bupati memerintahkan Sekda melakukan evaluasi TRC dan memperluas keanggotaannya. Saat ini, ia melihat belum semua OPD potensial masuk ke dalam tim. Demikian pula dengan BUMD.

Baca juga : Bupati Lotim Akui Kontribusi BPJS Ketenagakerjaan Sangat Besar Terhadap Honorer

Selain evaluasi terhadap TRC, Bupati meminta pula untuk mengevaluasi distribusi dana bantuan sosial (bansos) Pemerintah Daerah.

Bupati mengarahkan agar alokasi bansos untuk kegiatan fisik yang dapat ditunda, dialihkan untuk realisasi dana bansos bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang belum cair.

Bupati menyayangkan keterlambatan tersebut mengingat LKSA membantu pemerintah memberikan pelayanan kepada yatim piatu maupun anak-anak fakir miskin.

Kaitan dengan LKSA pula, Bupati meminta dana tanggung jawab sosial (CSR) Bank NTB Syariah dapat dialokasikan membantu LKSA.

Bupati juga memerintahkan Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada LKSA.

Demikian halnya Baznas, agar menyalurkan zakat masyarakat bagi LKSA

Menutup rapat koordinasi tersebut Bupati Sukiman mengingatkan kepada semua yang hadir untuk senantiasa bersilaturahmi dan berbagi, dalam konteks pribadi maupun lembaga, apalagi mengingat saat ini adalah bulan Ramadan yang penuh berkah.