Lombok Timur, barbareto.com – Aksi demonstrasi dari kelompok massa Aliansi Peduli Pariwisata Lombok Timur, pada hari ini (20/1/2026) berujung ricuh dengan pihak Kepolisian di depan Kantor Bupati Lombok Timur.
Kericuhan disebabkan, karena massa aksi yang ingin masuk ke area kantor Bupati Lotim namun dicegah oleh aparat kepolisian yang berjaga.
“Padahal kami hanya ingin bertemu Bapak Bupati kami disini, Haji Haerul Warisin, tapi kok kami di halangi oleh pihak kepolisian,” tegas Abdul Kadir Jailani selaku Koordinator Umum (Kordum) aksi demonstrasi. (20/1/2026)
Untuk diketahui, aksi demonstrasi kali ini pecah buntut dari pengalihan pengelolaan aset daerah di Pantai Labuhan Haji, yang sebelumnya dikelola oleh Sunrise Land Lombok (SSL), dan saat ini pendemo menduga pengelolaan dialihkan ke salah satu Tim Sukses (Timses) Iron-Edwin sewaktu Pilkada kemarin.
Adapun tuntutan utama yang dilayangkan oleh massa aksi ialah mencopot Staf Khusus (Stafsus) Bidang Pariwisata dan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Lotim.
“Kembalikan pengelolaan SLL seperti sedia kala, dan hentikan bagi-bagi jatah timses dengan modus pembangunan, audit seluruh MoU aset daerah secara transrapan, dan copot Kadis dan Stafsus Pariwisata karena mereka adalah biang dari masalah ini,” pungkas Kadir. (gok)


