Gita: Polemik Dana BOS Harus Dituntaskan Agar Tidak Jadi Preseden Buruk!

0
190
Gita: Polemik Dana BOS Harus Dituntaskan Agar Tidak Jadi Preseden Buruk!
Foto: Aldafi Gita Purnadi

BARBARETO.com | Koordinator Nasional Jaringan Kerja Rakyat Nasional (JANGKARNAS), Aldafi Gita Purnadi yang merupakan salah satu aktivis dan putra NTB merasa geram dengan adanya dugaan penyelewengan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh pejabat Lombok Timur (Lotim).

Menurut Gita, sapaan akrab aktivis brewok ini, polemik dan masalah penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh PSSI Lotim untuk pelatihan wasit harus segera dituntaskan agar tidak menjadi preseden buruk.

Gita menegaskan supaya Kejaksaan Agung RI dan KPK RI segera turun ke Lombok Timur untuk melakukan audit atas indikasi permasalahan ini.

“Kepada Bapak Jaksa Agung RI dan KPK RI supaya untuk segera melakukan audit khusus terkait penggunaan dana BOS tersebut,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang disampaikan kepada pihak redaksi barbareto.com, (Jum’at 26/5/2022)

Gita juga menyayangkan dana BOS yang dianggarkan negara untuk menunjang proses peningkatan kualitas belajar siswa, justru digunakan untuk pelatihan wasit oleh PSSI Lotim.

“Infonya, potongan tersebut berjumlah Rp. 7.250.000,- per-SMP Negeri dengan rincian Rp. 3.000.000,- untuk lisensi D, Rp. 4.250.000,- untuk pelatihan wasit,” bebernya.

Pihaknya berharap agar pihak Kejaksaan Agung dan KPK untuk totalitas memberantas praktik penyalahgunaan wewenang dan dugaan penyelewengan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah di Lombok Timur.

“Tidak boleh dana untuk operasional sekolah disalahgunakan dengan sewenang-wenang oleh pejabat. Siapapun dia, harus diproses dan diperiksa jika terindikasi melakukan penyelewangan ataupun penyalahgunaan wewenang agar segera ditindaklanjuti,” tutupnya (Red BB)