Karya Nyapuh Lan RSI Gana di Pura Dadia Kayu Selem, Sukeluwih

Karya Nyapuh Lan RSI Gana di Pura Dadia Kayu Selem, Sukeluwih

barbareto.com | Upacara RSI Gana, Nyapuh Lan Melaspas digelar di pura dadia kayu selam, desa adat sukeluwih, Selat, Karangasem. Puncak karya telah dilakukan 15 Maret lalu tepat saat Anggara Kasih, Dukut. Puncak karya ini dipuput Ide Pedanda dari Geria, Celit, desa Peringsari, Selat.

Karya ini digelar karena usai Dilakukan pemugaran tiga Pelinggih utama. Yakni Pelinggih Ide Hyang Kompyang Lanang istri dua buah dan Bale kulkul.

Sementara itu semua sarana upacara dilakukan dan disiapkan sendiri oleh kerama. Karena itu persiapan dilakukan selama dua bulan. Untuk persiapan Banten atau sesaji dilakukan sebelas kali petedunan atau gotong royong.

Pura ini sendiri di empon 100 KK atau sekitar 400 jiwa. Sementara perlengkapan untuk sarana upacara atau bebanten dikeluarkan para pengempon seperti Ron dan busung.

Baca juga : Ketua DPRD Karangasem Ajak Masyarakat Mulat Sarira Pada Perayaan Nyepi, Sekaligus Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1944

Selain itu juga sarana diambil dari tanah pelaba pura seperti kelapa dan yang lainya. Untuk karya ini kerama juga kena urunan atau kewajiban 400 ribu per KK juga sumber lainya dari para donatur.

Sementara sarana pecaruan menggunakan anak anjing Blang kungkem. Karya kali ini merupakan kelanjutan karya besar yang sudah dilaksanakan tahun 2007 lalu.

Dimana saat itu digelar karya besar. Nanti karya besar akan kembali dilakukan tahun 2053. Saat itu menggunakan sarana kerbau dan yang lainya.

Pada puncak karya hadir para undangan seperti Kelian adat dan prejuru adat desa adat sukeluwih. Hadir juga anggota DPRD Bali I Nyoman Sugawa Kory.

“Untuk bebanten memang sengaja kita buat sendiri sekalian belajar dan untuk kebersamaan,” ujar Ketut Pasek Kelian dadia Pasek Kayu Selem. (tra)