Jumat, Mei 31, 2024

Menkopolhukam Mahfud MD Berharap Ajaran Maulana Syaikh Bisa Diteladani

barbareto.com | Lombok Timur – Dalam acara tasyakuran Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ke 86 yang dibarengi dengan Haul ke-24 Almagfurullah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, turut serta dihadiri melalui jaringan virtual oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Prof. Mahfud MD, hadir juga pada kesempatan itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erik Thohir, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, dan pejabat negara lainnya.

Dalam sambutannya, Prof. Mahfud MD berharap supaya seluruh kader-kader NWDI bisa meneladani semangat perjuangan yang digemakan oleh pendiri sang Pendiri NWDI, NBDI, dan NW yakni Maulana Syaikh.

Bahkan bukan hanya bagi jama’ah NWDI saja, namun Ia berharap keteladanan Maulana Syaikh bisa dicontoh oleh semua elemen masyarakat NTB secara khususnya, dan umumnya bagi masyarakat Indonesia.

Kiprah NWDI hingga saat ini selalu ikutserta membangun Bangsa Indonesia, dimulai dari pendirian Madrasah NWDI pada tahun 1937 sampai dengan saat ini NWDI tetap eksis menebar kebaikan di tengah masyarakat.

Oleh sebab itulah, menurut Menteri Mahfud, sangat tepat Negara memberikan gelar penghormatan sebagai Pahlawan Nasional untuk Maulana Syaikh.

Ajaran dan keteladanan yang dicontohkan oleh Maulana Syaikh sangat tepat dijadikan refrensi saat ini, seperti yang dikatakan olehnya, agar ajaran optimisme diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Karena optimisme dan semangat perjuangan merupakan pondasi dasar hidup saat ini. Dan semangat beliau (Maulana Syaikh – red) patut kita contohi karena mengejar pendidikan sampai ke luar negeri,” ucap Menteri Mahfud melalui sambungan zoom meeting. (29/8/21)

Lalu ada juga keteladanan Maulana Syaikh yang telah menempatkan pendidikan sebagai syarat kemajuan bangsa, serta menautkan spirit agama dan nasionalisme dengan tidak menabrakkan nilai keislaman dan keindonesiaan, sebab kedua nilai itu merupakan hal yang terintegrasi.

Dan yang terakhir, menurut Menteri Mahfud, Maulana Syaikh juga telah menerapkan pendekatan kultural yang damai tanpa merusakan tatanan masyarakat yang bertentangan dengan nilai islam. Itulah sebabnya, agama Islam menyebarluas pada masa Maulana Syaikh karena dakwahnya yang relevan dengan masyarakat Lombok pada waktu itu.

“Kita berharap keteladanan Maulana Syaikh dijadikan contoh bagi kita semua, serta membawa berkah bagi kita semua dan bangsa Indonesia. Saya mengucapkan selamat dan tetap eksis dalam tradisi keagamaan dan nasionalis, agar terus berkiprah melanjutkan pendidikan melalui madrasah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia,” pesan Manteri Mahfud. (gok)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments