Pekerja Tanpa Prokes dan APD Akan Menimbulkan Klaster Baru di Proyek

0
360
Pekerja Tanpa Prokes dan APD Akan Menimbulkan Klaster Baru di Proyek
Pekerja Tanpa Prokes dan APD Akan Menimbulkan Klaster Baru di Proyek

barbareto.com | Denpasar – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menegaskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa – Bali berbasis level masih akan terus diterapkan hingga situasi pandemi Covid-19 benar-benar mereda. Luhut menjelaskan pada pekan ini Bali turun ke level 3, sehingga hanya tersisa 3 kabupaten/kota yang masih berstatus PPKM Level 4.

Dia meminta masyarakat untuk tidak jemawa dengan keadaan yang semakin membaik ini, tetap mentaati protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sayangnya himbauan ini tidak sepenuhnya dijalani, dan masih banyak pekerja proyek mengabaikan prokes.

Pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar SDN 7 Pedungan. Dimana para pekerja tanpa menggunakan Prokes maupun APD (Alat Pelindung Diri). Seperti nampak dalam poto – red.

Baca juga : Proyek Strategis Nasional Trestle Pelabuhan Kijing Yang di Bangun PT. Pelindo Ambruk

Sesuai aturan, pekerja sudah disiapkan alat-alat pendukung Keselamatan dalam bekerja oleh kontraktor, karena peralatan keselamatan tersebut sudah masuk dalam RAB (Rancangan Anggaran Belanja) mulai dari APD maupun perlengkapan Prokes di area kerja. Pemerintah dalam hal ini tetap perupaya agar perekonomian dan pembangunan tetap berjalan, tetapi protokol kesehatan harus diterapkan. Pantauan awak media dilokasi proyek pada hari kamis, (16/9/2021).

Para pekerja banyak tidak menggunakan APD maupun Prokes. Hal ini sangat di sayangkan, padahal himbauan oleh Pemerintah terkait penggunaan APD maupun Prokes terus di sosialisasikan agar tidak terjadi klaster baru di tempat kerja.

Di konfirmasi terpisah PPK dari Disdikpora Kota Denpasar,  Made Sudiasa Adnyana melalui pesan WhatsApp, kondisi dilokasi proyek, pihaknya akan menegur pihak pelaksana terangnya.

“Inggih suksma infonya …..tyang tindak lanjuti….,” jawabnya singkat. (Ans).