21.5 C
Lombok

Pembangunan Fasilitas SMP Islam Dikeluhkan, Begini Penjelasan PPK Dikbud Lotim

Published:

BARBARETO.com – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Montong Kubur Desa Sakra Selatan Kecamatan Sakra Timur sebelumnya mengeluhkan beberapa fasilitas yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur.

Hanya saja pembangunan fasilitas SMP Islam tersebut masih dalam masa pemeliharaan sampai dengan bulan Maret 2023 mendatang, serta mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Bidang SMP Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Hadi Satriawibawa Menjawab Barbareto.Com Selasa (20/12/2022).

“Sebenarnya bukan rusak bangunan itu, karena sebelumnya konsultan saat melakukan pengukuran menganjurkan lokasi yang lebih ideal, hanya saja pihak Sekolah yang menginginkan lokasi tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hadiri HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke-43, Djoko Poerwanto Apresiasi Partisipasi YKB Memajukan Pendidikan di NTB
Fasilitas SMP Islam
Fasilitas Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Montong Kubur Desa Sakra Selatan Kecamatan Sakra Timur

Kendati demikian, lanjut Jadi, pihaknya bersama penyedia langsung berkoordinasi guna menindaklanjuti keluhan beberapa Sekolah penerima DAK, Tak hanya itu dalam waktu dekat bangunan sekolah yang disinyalir rusak akan diperbaiki.

“Besok kami akan turun bersama penyedia, artinya jika memang kondisi bangunan banyak rusak penyedianya sendiri yang akan rugi, jika nanti ada temuan inspektorat dan BPKP,” bebernya.

Masih kata Hadi, sebetulnya Sekolah yang tersebut dalam RAB-nya tidak ada Item kaca, namun karena dibutuhkan Dikbud Lotim berinisiasi menyediakan kaca, hanya saja belum dipasang.

Baca Juga :  Cuaca Tidak Menentu, Polres Lombok Barat Antar Jemput Warga dan Lansia Penerima Manfaat Bansos di Batulayar

Tak hanya itu, beberapa item pekerjaan yg tidak ada di RAB kontrak tetap dikerjakan oleh penyedia, seperti plafon ruang guru.

“RAB-nya sampai disitu, namun karena kebutuhan kami akan sharing demi kepentingan bersama,” imbuhnya.

Lebih jauh dijelaskan Hadi, dua tahun belakang Dikbud Lotim menyabet penghargaan terbaik pengelolaan DAK, karenanya kami mengharapkan Sekolah Penerima DAK agar intens melakukan Koordinasi dengan pihak terkait.

“Kami minta secepat mungkin dilaporkan apabila dalam masa pemeliharaan segera kami tangani, karena masih tanggung jawab penyedia,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles