Pengadil Lapangan Liga 1 Askab PSSI Lotim Dianggap Tak Jeli, Netizen: Segera Evaluasi

0
821
Pengadil Lapangan Liga 1 Askab PSSI Lotim Dianggap Tak Jeli, Netizen: Segera Evaluasi
Foto: Liga 1 Askab PSSI Lotim

BARBARETO.com | Liga 1 Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lombok Timur sudah memasuki babak akhir atau final, dimana pada ajang ini selangkah lagi akan memunculkan siapa yang akan menjadi Club terkuat pada ajang sepak bola kasta tertinggi di Lotim.

Pada laga final yang akan berlangsung pada Minggu 12 Juni 2022 besok, akan mempertemukan PS Sikur berhadapan dengan Patriot FC yang akan berlangsung di Lapangan Umum Tanjung Teros, Kecamatan Labuan haji.

Dimana pada laga sebelumnya, PS Sikur berhasil menaklukan PS Terara, sedangkan Patriot FC melaju ke final setelah berhasil mengalahkan tuan rumah Porat Primavera.

Namun pada laga sebelumnya, antara Patriot FC melawan Porat Primavera, mendapat banyak respon negatif atas kinerja wasit atau pengadil lapangan.

Respon tersebut muncul lantaran pada laga tersebut, banyak pelanggaran yang seharusnya menjadi keuntungan bagi Porat Primavera, namun tidak diberikan oleh wasit pada laga itu.

Kinerja wasit yang terkesan tidak jeli tersebut menjadi ramai di media sosial, seperti halnya di video yang diposting akun Facebook Azwar Haryadi, pada video itu terlihat pemain Porat Primavera yang dilanggar keras di kotak pinalti, namun diloloskan oleh wasit dan tidak ada pelanggaran.

Tidak hanya itu, wasit pada laga itu juga mengesahkan goal dari pemain Patriot FC, padahal dari video tersebut terlihat salah seorang pemain dalam posisi offside.

Postingan tersebut mendapat puluhan komentar menohok, salah satunya dari akun Facebook Abidzar Nabil Neutron, dalam komentarnya ia mengatakan “Sabar naken gagah…. Mule ne wasit” ni. Mun te protes ujung” ne nyelek ye dalam bahasa lokal.

Tidak hanya itu akun Facebook Ferdi S mengatakan “Seharusnya porat harus dapat pinalti”. Akun Facebook lainnya juga yakni Sastra Bumi mengatakan, “Bahan renungan untuk para pengadil di lapangan. Semoga bisa berbenah dan lebih baik lagi”.

Komentar-komentar di media sosial Facebook tersebut memperkuat kesimpulan pengadil lapangan tidak jeli dan tidak profesional kinerjanya.

Sementara itu, Zaki selaku Komisi Wasit saat ditanya soal permasalahan itu, sampai berita ini diturunkan belum juga ada tanggapan.