Prajurit Yonif TP 816/Doruka Optimalkan Ketahanan Pangan di Yahukimo, Papua Pegunungan

Published:

Papua, barbareto.com – Di tengah dinamika wilayah penugasan, prajurit Yonif TP 816/Doruka terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Melalui inovasi dan kerja keras yang berkelanjutan, satuan ini berhasil mengubah lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi sumber pangan yang bermanfaat bagi satuan dan masyarakat sekitar.

Melalui Kompi Pertanian, pengelolaan lahan dilakukan secara terencana dan adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat. Berbagai komoditas telah berhasil dibudidayakan dan dipanen, di antaranya kangkung, kacang panjang, labu putih, serta jagung. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa optimalisasi lahan dapat dilakukan dengan pendekatan yang tepat dan semangat kolektif prajurit di lapangan.

Pengembangan tidak berhenti pada komoditas jangka pendek. Saat ini, Kompi Pertanian juga tengah memperluas area tanam untuk komoditas unggulan bernilai ekonomis seperti kopi dan cokelat. Selain itu, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan kini telah ditanami buah naga, pepaya, pisang, serta tanaman palawija seperti jagung dan padi, sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan berkelanjutan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pengeroyok Pekerja Swasta di Bima

Di sektor peternakan, Yonif TP 816/Doruka melalui Kompi Peternakan turut mengembangkan berbagai jenis ternak, antara lain kambing, ikan, bebek, dan ayam. Upaya ini menunjukkan progres yang positif, salah satunya melalui keberhasilan budidaya ikan lele yang telah mencapai hasil panen ratusan kilogram dalam satu siklus pemeliharaan. Selain itu, perkembangan ternak kambing juga berjalan baik, ditandai dengan bertambahnya populasi melalui kelahiran anakan.

Komandan Yonif TP 816/Doruka, Letkol Inf Noer Hidayat Bastian Arifiyandhi, menegaskan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari pembinaan satuan yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.

Baca Juga :  Tony Hasibuan Bantu Ringankan Beban Masyarakat Jakarta Akibat Pandemi

“Transformasi lahan menjadi produktif merupakan bentuk nyata dari semangat prajurit dalam menghadapi tantangan. Ini bukan hanya tentang hasil, tetapi juga proses membangun daya juang, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat setempat. Transfer pengetahuan dan praktik langsung di lapangan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.

Dengan mengusung semangat Disiplin, Optimal, Responsif, Unggul, Kompak, dan Adaptif (DORUKA), Yonif TP 816/Doruka terus berinovasi dalam mendukung ketahanan nasional dari sektor pangan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus role model bagi satuan lain dalam mengembangkan program serupa di wilayah penugasan masing-masing. (bws)

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Febriga Rifky adalah Pemimpin Redaksi Barbareto. Ia bertanggung jawab atas kebijakan redaksional, pengawasan isi pemberitaan, serta memastikan seluruh produk jurnalistik Barbareto memenuhi standar etika jurnalistik dan Pedoman Media Siber.

Related articles

Recent articles