Rektor Unud Tegaskan Tidak Ada Jalur Titipan Penerimaan Mahasiswa Baru

Rektor Unud Tegaskan Tidak Ada Jalur Titipan Penerimaan Mahasiswa Baru
Rektor Unud I Nyoman Gde Antara didampingi Juru Bicara Unud.

barbareto.com | Badung – Penerimaan mahasiswa baru untuk perguruan tinggi negeri, telah dimulai. Untuk di Universitas Udayana (Unud) seleksi ini sudah mulai disosialisasikan. Yang mana, untuk seleksi tahun 2022 ini, masih sama seperti tahun sebelumnya melalui tiga jalur, yakni Jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri. 

Rektor Unud, Prof  Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, MEng., IPU., menegaskan dalam seleksi mahasiswa baru ini, pihaknya tidak menerima adanya titipan dari siapa pun, baik itu pejabat, politisi.

Advertisements

“Saya tegaskan, untuk rekrutmen mahasiswa baru tingkat pendidikan tinggi itu tidak ada istilah mahasiswa titipan. Yang ada hanya tiga jalur ini, dan saya janji ini akan dilakukan secara konsisten dan penuh tanggung jawab,” tegasnya, saat memberikan keterangan pers, Rabu 12 Januari 2022.

Baca juga : Pembangunan RS Gigi dan Gusi, Target Rampung 2022

Advertisements

Selain menjawab terkait permasalahan mahasiswa titipan, Rektor Unud juga menanggapi terkait adanya ketakutan dari sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) yang takut tidak mendapat “jatah” mahasiswa. Terkait hal itu, dirinya juga menyampaikan kalau PTS di Bali tidak perlu khawatir tidak mendapat mahasiswa. Pasalnya, dalam penerimaan mahasiswa Baru, unud akan berpatokan pada daya tampung kampus. Diluar dari daya tampung itu, tentu bisa menjadi hak dari PTS.

Pihaknya menegaskan bahwa, jalur seleksi di Unud dan perguruan tinggi negeri lain, hanya melalui 3 jalur dengan timeline yang jelas. Sehingga perguruan tinggi swasta bisa menyikapi, dan mengatur pendaftaran di PTS setelah semua jalur di perguruan tinggi negeri selesai.

Advertisements

“Kami yakinkan, bahwa ini skedul yang mau tidak mau harus disesuaikan oleh PTS, dan memang kita memiliki jatah daya tampung, untuk tahun ini sebanyak 6.549 orang. Ini sudah Fix Selebihnya bisa menjadi hak PTS. Kami kalau sudah daya tampung terpenuhi, kami tidak lagi membuka jalur seleksi,” tegasnya. (*/B/TGA)

Advertisements
Open chat
%d blogger menyukai ini: