Selasa, Maret 5, 2024

Turunnya Anggaran OPD Tidak Mempengaruhi Pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Masbagik dan Puskesmas Lepak

BARBARETO.com – Kurang dari satu tahun masa Kepemimpinan Sukiman-Rumaksi beberapa janji belum terealisasikan, akan tetapi direncanakan rampung 2023 mendatang. Pada Bidang kesehatan sendiri Bupati Lombok Timur menjanjikan pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Masbagik dan Pembangunan Puskesmas Lepak.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Timur, H. Hasni memaparkan, untuk Rumah Sakit Tipe D di Masbagik dan Puskesmas Lepak sumber anggarannya dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHAT) dan Pajak Rokok sehingga tidak mempengaruhi Dana Alokasi Umum (DAU) 2023.

“Sumber anggaran RSUD Tipe D Masbagik serta PKM Lepak adalah Dari DBHCHT,” ungkapnya.

Lanjut Hasni, selain dari 35 persen pajak rokok yang diterima, serta pada pos penganggaran DBHCHT, yang di mana ketika di kalkulasi selain untuk Kesejahteraan Masyarakat, serta penegakkan hukum, 50 persen DBHCHT 2023 dialokasikan untuk Kesehatan.

“Selain 35 persen dari pajak rokok sektor kesehatan juga ditopang oleh DBHCHT, sehingga memungkinkan untuk membangun RSUD Tipe D,”paparnya.

Lebih jauh ditegaskan Hasni, penurunan anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak mempengaruhi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D di Masbagik dan Puskesmas Lepak, mengingat anggaran pembangunan tersebut sudah terpusat.

“Pembangunan RSUD dengan pengurangan Anggaran OPD, tidak ada hubungannya, karena anggarannya sudah terpusat,” pungkas Hasni.

Baca berita lainnya di Google News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments