Rabu, April 24, 2024

Usai PKL, Ketua PA Selong Berharap Mahasiswa IAIH NWDI Pancor Bisa Menebar Manfaat

barbareto.com | Lombok Timur – Setelah melaksanakan program Praktek Kerja Lapangan (PKL) di kantor Pengadilan Agama (PA) Selong, Kabupaten Lombok Timur, Mahasiswa/i Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah Fakultas Syari’ah, Institut Agama Islam Hamzanwadi NWDI Pancor diharapkan mampu menebar manfaat sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.

Harapan tersebut diungkapkan oleh Ketua Pengadilan Agama Selong Hj. Mahmudah Hayati, S.Ag., M.H., saat menggelar acara perpisahan dengan Mahasiswa/i PKL Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah, IAIH NWDI Pancor, pada hari Selasa, 19 Oktober 2021, bertempat di kantor Pengadilan Agama Selong.

Acara perpisahan tersebut turut pula dihadiri oleh Hakim Anggota Hapsah, S.H.I., Dosen Pembimbing Lapangan yang sekaligus sebagai Kaprodi Hukum Ekonomi Syari’ah Latif Sya’roni, S.Sy., MHI., beserta 22 Mahasiswa/i Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah yang telah menjalankan program PKL.

Ketua Pengadilan Agama Selong Hj. Mahmudah Hayati, S.Ag., M.H., berharap, Mahasiswa/i yang telah melaksanakan PKL di PA Selong supaya mampu mengimpelementasikan ilmu dan pengetahuan yang didapatkan selama proses pembelajaran di PA Selong.

Usai PKL, Ketua PA Selong Berharap Mahasiswa IAIH NWDI Pancor Bisa Menebar Manfaat
Hj. Mahmudah Hayati, S.Ag., M.H.

“Tentu adik-adik selama 32 hari di sini menemukan banyak ilmu, di sini tempat menimba ilmu dan manfaatkanlah sebaik-baiknya. Karena adik-adik punya tujuan di sini dan itu harus di dapati,” kata Ketua PA Selong. (19/10/21)

Kendati program PKL telah usai, namun Ketua PA Selong berpesan agar Mahasiswa/i tetap mengasah kemampuannya untuk terus menggali ilmu, baik ilmu tentang persidangan maupun pelayanan.

Baca juga : Program INOVASI-IAIH NW Pancor Gelar Workshop Advokasi dengan Stakeholder

“Tentu tidak semuanya harus diketahui, semoga apa yang didapatkan di sini bisa bermanfaat. Contohnya, kami di sini juga mempunyai budaya-budaya kerja dan manfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya, karena sejatinya waktu tidak bisa diulang,” pesannya.

Dia juga mengingatkan setelah proses PKL selesai, bukan berarti berhenti mengembangkan ilmu yang telah didapatkan. Akan tetapi itu merupakan awal yang baik untuk membentuk manfaat di tengah masyarakat.

“Hal kecil bisa menjadi besar kalau dimanfaatkan dengan baik, jadi sekali lagi banyak ilmu dan banyak pengalaman yang didapatkan di sini, semoga bisa bermanfaat ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan yang sekaligus sebagai Kaprodi Hukum Ekonomi Syari’ah, Latif Sya’roni, S.Sy., M.H.I., menandaskan, bahwa pihak PA Selong sebetulnya berharap agar Mahasiswa/i dari prodi Hukum Ekonomi Syari’ah lebih lama lagi belajar di PA Selong.

Usai PKL, Ketua PA Selong Berharap Mahasiswa IAIH NWDI Pancor Bisa Menebar Manfaat
Latif Sya’roni, S.Sy., M.H.I.

“Namun sesuai dengan aturan kampus kami, bahwa anak-anak kami di sini resmi perhari ini kami tarik untuk selanjutnya melaksanakan proses pembelajaran di kampus,” kata Kaprodi.

Walaupun begitu, Mahasiswa/i yang ditarik hari ini sudah menjadi bagian dari keluarga besar PA Selong. Jadi, kalaupun ada nantinya ditemukan kesuliatan saat ada Mata Kuliah (MK) tentang acara peradilan agama, sewaktu-waktu Mahasiswa/i bisa menanyakan kesulitan tersebut kepada di PA Selong.

“Insya Allah ilmu dari semua guru yang ada di PA Selong ini akan terus mengalir ke anak-anak kami ini. Tentu ini juga sebagai anugerah buat kami, sebab IAI Hamzanwadi NWDI Pancor khususnya pada prodi Hukum Ekonomi Syari’ah sudah lama menjalin kerjasama dengan PA Selong. Bahkan banyak juga sarjana-sarjana yang kita lahirkan menjadi hakim,” ucapnya. (gok)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments