19.9 C
Lombok

Wawali Arya Wibawa Buka Festival, Siapkan 2500 Lowongan Kerja Kota Denpasar

Published:

BARBARETO.com – Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja Sertifikasi dan Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar kembali menggelar Festival Pasar Kerja dengan menyiapkan sekitar 2500 lowongan kerja.

Dimana kegiatan ini di buka langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana yang di tandai dengan penggetakan tapel barong, Kamis (1/12) bertempat di Areal Parkir Utara Taman Kota Lumintang.

Menindaklanjuti arahan presiden, pemerintah Kota Denpasar merancang empat program strategis yang diorientasikan untuk pengendalian inflasi di Kota Denpasar, yakni Pemberian bantuan sosial, Penciptaan lapangan kerja, Subsidi sektor transportasi dan Perlindungan sosial.

Dari beberapa program strategis yang menjadi prioritas pengendalian inflasi, salah satunya adalah penciptaan lapangan kerja.

Guna mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, dirancang dalam bentuk atau konsep berupa pasar kerja festival, demikian disampaikan Wawali Arya Wibawa ditemui saat peninjauan stand kegiatan pasar kerja festival

Lebih lanjut Arya Wibawa mengatakan, Dalam konsep pasar kerja festival Kota Denpasar kali ini, ada beberapa target atau sasaran yang menjadi prioritas diantaranya, Penyediaan informasi pasar kerja (berupa lowongan kerja dalam dan luar negeri), Konseling psikologi dan penyuluhan jabatan terkait minat, bakat dan keterampilan, Pengembangan wawasan, berupa pengenalan produk, membangun jejaring pemasaran dan informasi antar pelaku wirausaha, lembaga pendanaan dan dunia industri, serta Memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait pemanfaatan peluang atau penciptaan lapangan kerja baru melalui usaha ekonomi kreatif.

Baca Juga :  B-Quotes Today

“Bahwa dalam melakukan pengendalian inflasi daerah, perlu partisipasi aktif dan usaha bersama, antara pelaku dunia usaha, dunia industri, masyarakat, pemerintah, dan penyelenggaraan pasar kerja festival adalah salah satu upaya pemerintah dalam usaha menurunkan angka inflasi daerah khususnya pada sektor ketenagakerjaan. Mari kita dukung dan sukseskan bersama program-program pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Arya Wibawa.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengatakan, Festival Pasar Kerja ini digelar selama tiga hari yakni tanggal 1 – 3 Desember 2022.

Dengan menghadirkan sebanyak 30 perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan, perbankan, hingga pariwisata.

Baca Juga :  Danrem 162/WB Pantau Jalannya Latihan Gladi Posko II Penanggulangan Bencana Alam di Kodim 1628 /Sumbawa Barat

“Tujuannya untuk mempertemukan para pencari kerja dengan calon pekerja, apalagi sekarang sedang proses pemulihan ekonomi,” kata Jimmy Sidharta.

Jimmy menambahkan, dalam kegiatan ini dibuka sebanyak 2.500 lowongan kerja di Kota Denpasar.

Masyarakat yang ingin mencari kerja diharapkan membawa  perayaratan termasuk CV.

“Kami memfasilitasi juga mereka yang terkena PHK dan belum mendapat pekerjaan untuk datang dan mencari lowongan yang cocok di kegiatan ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Denpasar juga telah menggelar Job Fair selama dua hari yakni 20 – 21 September 2022 di gedung Dharmanegara Alaya Lumintang.

Pelamar kerja saat pelaksanaan Denpasar Job Fair tersebut sangat tinggi. Dimana dalam dua hari pelaksanaannya, diserbu oleh 3.507 pelamar.

Jumlah pelamar terbanyak terdapat dalam bidang perbankan yakni 407 pelamar, selanjutnya disusul jasa pengiriman barang sebanyak 324 lamaran.

Dari jumlah pelamar 3.507 ini didominasi oleh tamatan sarjana sebanyak 2.389 orang. Tamatan diploma 570, SMA/K sebanyak 500, magister 43, dan SMP 5 orang. (ays/b).

Baca berita lainnya di Google News

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles