Booking Kamar di Edriyan Bungalow Tetebatu, Hizbul: Servis Tak Diberikan, Uang Tak Dikembalikan

0
447
Booking Kamar di Edriyan Bungalow Tetebatu, Hizbul: Servis Tak Diberikan, Uang Tak Dikembalikan
Foto: Edriyan Bungalow Tetebatu

BARBARETO.com | Momen liburan seusai Lebaran tentu menjadi keinginan oleh setiap orang. Namun tak semua keinginan terwujud sesuai dengan harapan. Seperti halnya yang dialami oleh salah satu warga asal Terara, Kabupaten Lombok Timur.

Hizbul Watoni
Foto: Hizbul Watoni

Hizbul Watoni, Pria yang baru saja pulang dari malaysia ini berniat liburan bersama keluarga ke Desa Tetebatu. Dirinya sudah memesan penginapan dari jauh-jauh hari. Akan tetapi, saat dirinya sampai di lokasi, pihak pengelola penginapan menginformasikan bahwa kamar di penginapan tersebut sudah penuh.

“Saya sudah booking kamar pada tanggal 29 April lalu, dan kemarin (tanggal 5 Mei, red), saya mau cek in di Edriyan Bungalow Tetebatu, tapi setelah sampai disana, kamar di penginapan itu sudah penuh,” jelas Hizbul, Jumat (6/5/22).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dirinya meminta uang booking kamar itu di kembalikan. Tapi sayangnya, pihak pengelola penginapan itu tidak mau bertanggung jawab.

“Saat saya meminta uang bokingan tersebut dikembalikan, pihak pengelola penginapan tidak mau bertanggung jawab, pihak penginapan meminta saya untuk claim sendiri ke pihak OYO,” kesalnya.

Baca juga : Ketua BP Dewi Tetebatu Sampaikan Permohonan Maaf

Merasa kecewa, Hizbul mengungkapkan kekesalannya terhadap servis yang diberikan oleh pihak pengelola di salah satu penginapan yang berada di Tetebatu itu.

“Masak kita udah booking dari jauh-jauh hari, trus pas nyampe di lokasi, malah kamarnya udah full dan uang tidak mau dikembalikan, kan mengesalkan,” cetus mahasiswa semester akhir di University Sulthan Zainal Abidin – Malaysia tersebut.

Video: Tamu Dari Makasar Protes Pengelola Edriyan Bungalow

Hizbul menambahkan, di hari yang sama ada tamu lain juga yang diperlakukan sama seperti dirinya.

“Kita menyayangkan servis yang kurang bertanggung jawab seperti ini, dan di hari itu juga ada tamu dari Makassar yang diperlakukan sama seperti saya,” tutupnya. (Yusri/red BB)