Dukung Protein Hewani, Dinaskeswan Lotim Sambut Baik Program Bank Pakan Konsentrat

0
177
Dukung Protein Hewani, Dinaskeswan Lotim Sambut Baik Program Bank Pakan Konsentrat
Foto : Kepala Bidang Peternakan Disnakeswan Lombok Timur, drh. Zulfan Ashri.

barbareto.com | Program Bank Pakan Konsentrat yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut disambut baik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur.

Pihaknya kemudian mengadakan seleksi terhadap kelompok-kelompok ternak yang memenuhi syarat layak untuk Pengadaan Bank Pakan Konsentrat Unggas.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lombok Timur, drh. Zulfan Ashri, menjelaskan, syarat untuk mendapatkan program tersebut adalah kelompok ternak harus teregistrasi di aplikasi e-Simluhtan karena pendaftarannya melalui e-Proposal.

Program yang di gagas pemerintah pusat tersebut bertujuan untuk memberdayakan kelompok ternak agar bisa mandiri berkreasi dan berinovasi menciptakan pakan ternak sendiri.

Syarat lainnya yang harus dipenuhi penerima bantuan adalah peternak tetap yang memiliki lahan yang cukup untuk gudang peralatan dan kandang yang memadai.

“Tahun ini, Kelompok ‘Ngiring Sadar Ngarat’ yang di Desa Rarang yang dapat bantuan tersebut pada pembangunan fisik dan pengadaan alat,” ungkapnya Jum’at (08/04/2022).

Lanjut Zulfan, jika merinci DAK untuk pengadaan Fisik bangunannya saja menelan biaya Rp. 110 juta. Sementara untuk peralatan di kisaran Rp. 191 juta.

“Fisiknya Rp. 110 juta dan peralatan sekitar Rp. 191 juta,” rincinya.

Baca juga : Disnakeswan Lotim Ciptakan Kartu Ternak Tanpa Anggaran Daerah

Disnakeswan Lombok Timur berharap, melalui program tersebut kedepannya kelompok penerima bantuan DAK tidak lagi membeli pakan konsentrat keluar.

Namun, mereka bisa mengolahnya sendiri dengan ketersediaan bahan baku yang ada disana.

Harapan lainnya adalah agar pakan konsentrat tersebut minimal bisa dipasarkan ke kelompok-kelompok ternak yang lain bahkan sampai ke luar daerah.

“Harapannya adalah minimal kelompok tidak beli konsentrat di luar, jadi bisa meminimalisir biaya pakan,” imbuhnya.

Diakuinya dari sejak tahun 2020 lalu hingga tahun ini sudah banyak kelompok yang diusulkan untuk mendapatkan dana bantuan pengadaan pakan konsentrat di Lombok Timur.

Hanya saja, lagi-lagi karena keterbatasan anggaran yang di membuatnya dan para peternak harus berlapang dada.

“Yang kita usulkan itu banyak, tapi yang di setujui pusat terbatas,” tuturnya.

Pengadaan Bank Pakan Konsentrat tetap menjadi perhatian Disnakeswan. Untuk tahun 2023 mendatang, pihaknya akan mengusulkan pengadaan Bank Pakan Konsentrat untuk Sapi Perah yang ada di Sembalun.