24.2 C
Lombok

Harga Cabai Tembus Rp200 Ribu Perkilo di Lotim, Kadis Perdagangan Anggap Wajar

Published:

Lombok Timur, barbareto.com – Harga cabai di beberapa pasar yang ada di Lombok Timur mulai membuat resah masyarakat, pasalnya saat ini harga cabai melonjak hingga tembus Rp200 ribu perkilogram.

Salah satu pedagang asal Desa Rumbuk yang enggan di sebut namanya saat di temui di pasar Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur mengeluhkan harga bahan pokok di awal ramadhan ini naik derastis.

“Aneh harga barang barang ini, kok bisa secepat ini naik drastis kayak hujan besar dan banjir bandang,” keluhnya di tengah kerumunan pasar. (21/2/2026)

- Your ad here -

Pedagang yang berusia kurang lebih lima puluh satu tahun tersebut mengatakan kenaikan harga komoditi memang dari sebelum puasa, namun sangat terasa lonjakannya pada hari ini.

“Coba liat ini pak, cabai merah segini aja harganya sudah 25 ribu, tahun kemarin tidak seperti ini lonjakannya. Kenapa pada puasa tahun ini lonjakan harganya tinggi sekali. memang tidak ada yang kontrol harga ya pak?,” tanyanya sembari meraba-raba dagangannya menunggu pembeli datang.

Dia juga menerangkan, jika komoditi cabai harganya melambung tinggi, maka biasanya akan dibarengi dengan ikutsertanya komoditi yang lain ikut melonjak naik, sebab begitulah hukum dagang di pasar.

“Cobak bapak survey sampai kedalam pasar ini. Kalo sudah cabai tinggi harganya pasti bahan pokok yang lain juga ikut naik, kayak cemburu komoditi yang lain juga pak,” tandasnya sambil berharap dagangannya cepat laku.

Menyikapi persoalan ini, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, Hadi Fathurrahman mengatakan, lonjakan harga bahan pokok seperti cabai adalah hal yang wajar terjadi di saat bulan ramadhan.

“Kenaikan harga cabai ini memang turun naik, apa lagi momen puasa begini, hal yang sudah wajar terjadi setiap tahun,” katanya saat di komfirmasi melalui telpon. (gok)

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Febriga Rifky adalah Pemimpin Redaksi Barbareto. Ia bertanggung jawab atas kebijakan redaksional, pengawasan isi pemberitaan, serta memastikan seluruh produk jurnalistik Barbareto memenuhi standar etika jurnalistik dan Pedoman Media Siber.

Related articles

Recent articles