BARBARETO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendorong peningkatan investasi daerah dengan mengajak Pemerintah Kanada untuk menanamkan modal besar-besaran di berbagai sektor unggulan NTB.
Hal ini disampaikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat pertemuan bilateral ini bersama Menteri Sekretaris Negara Bidang Pembangunan Internasional Kanada, Randeep Singh Sarai, di Bank NTB Syariah, Sabtu 10 Januari 2026.
Secara khusus Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal Iqbal menyodorkan sejumlah sektor unggulan NTB seperti proyek peternakan sapi potong di Labangka, Sumbawa, serta potensi tambang dan energi terbarukan kepada utusan Pemerintah Kanada tersebut.
Dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif di NTB, Gubernur Iqbal menjamin tidak akan mempersulit investor dalam urusan izin maupun gangguan sosial di lapangan melalui skema NTB Capital.
”Pemerintah Provinsi akan jadi pemegang saham untuk menjamin investor dan mempermudah izin,” tegas Iqbal mengenai peran perusahaan daerah tersebut sebagai penjamin.
BUMD NTB Capital
Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menggagas pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) NTB Capital milik Pemprov NTB untuk menangani sektor investasi.
Tujuan pembentukan BUMD NTB Capital untuk mempermudah bagi investor yang ingin berinvestasi di NTB.
NTB Capital nantinya akan menjadi holding company (perusahaan induk) bagi perusahaan yang akan menanamkan modal di NTB.
Selain urusan bisnis, Iqbal juga mendorong kerja sama pengiriman tenaga kerja lewat penguatan sekolah vokasi (SMK) agar lulusan NTB sesuai dengan standar kebutuhan di Kanada.
Menteri Randeep Singh Sarai menyambut positif tawaran tersebut dan menyebut potensi NTB sangat sejalan dengan misi Pemerintah Kanada di Asia Tenggara.
Kanada berjanji akan segera menerjunkan tim untuk mengeksekusi peluang kerja sama di bidang energi, kesehatan, dan ketahanan iklim ini demi kesejahteraan bersama.

