Kamis, Mei 30, 2024

Program PTSL Lombok Timur Terus Dikebut

Lombok Timur, barbareto.com – Program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap atau PTSL di Lombok Timur nampaknya belum mendekati target.

Padahal PTSL sendiri Hadir untuk menjadi jaminan kepastian hukum atas tanah untuk tidak memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan.

Di Lombok Timur sendiri seperti yang dipaparkan Kepala Kantor (Kakan) BPN Lombok Timur, Komang Suarta terdapat 6 Desa yang mendapatkan program tersebut yakni Desa pengadang ,Labuhan Lombok, Kerumut, Sukamulia, Sukamulia Timur dan Kotaraja. Dengan target 10.307.

“Tahun ini terdapat 6 Desa yang mendapatkan program PTSL yang dimana saat ini tengah dikebut,”jelasnya Selasa (07/05/2024).

Suarta menyayangkan Progres Desa yang menjadi Penerima PTSL, pasalnya ketika pengusulan sangat antusias akan tetapi pada praktiknya belum mendekati target apalagi batas untuk diproses sampai bulan Agustus.

Tak hanya itu berdasarkan pantauan BPN, kendala berarti sehingga antusias masyarakat kurang adalah karena adanya pembiayaan pra sertifikat sebesar 350.000.

“Pantauan kami, memang masyarakat tidak terlalu antusias mengingat adanya biaya, dan juga respon dari panitia Desa juga harus betul-betul dijalani,”ujarnya.

Pada Desa Kotaraja sendiri, BPN Lombok Timur mewanti-wanti adanya pungutan liar pada Program PTSL, karena biaya 350.000 adalah akumulasi dari semua proses sampai dengan sertifikat diterima.

“di tahun 2020 sempat juga masyarakat diminta untuk membayar PTSL, akan tetapi gagal inilah sebenarnya yang harus diprioritaskan,”bebernya.

Lebih Jauh Suarta menjelaskan dari jumlah target terdapat 4.0000 yang sudah pemberkasan, dan sertifikat yang sudah terbit sebanyak 1.200, pada bulan ini juga BPN Akan merampungkan 100 sertifikat yang dibagikan pada bulan ini dengan harapan 100 sertifikat tersebut dapat merangsang masyarakat untuk mempercepat pendaftaran.

“Bulan ini juga akan dibagikan 100 sertifikat untuk masyarakat Kotaraja dengan harapan dapat menjadi pemicu masyarakat untuk segera melakukan pengurusan sertifikat,”pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments