BARBARETO.COM – Puluhan warga Desa Waringin menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Desa Waringin sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Kepala Desa dan Aparat Pemerintah Desa, Selasa 23/12/25.
Aksi tersebut dilakukan sebagai upaya menyampaikan aspirasi masyarakat yang menilai adanya sejumlah persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan desa.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan agar Pemerintah Desa Waringin menjalankan prinsip keadilan dan transparansi dalam setiap kebijakan dan pengelolaan anggaran desa.
Warga juga menyoroti dugaan adanya praktik nepotisme, rangkap jabatan, serta lemahnya tanggung jawab aparatur desa dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Para peserta aksi menyampaikan aspirasi secara bergantian, membentangkan spanduk tuntutan dan menyerahkan pernyataan sikap kepada pihak Pemerintah Desa Waringin.
Warga menilai jika persoalan tersebut dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintahan Desa.
Aksi Demo di Halaman Kantor Desa Waringin
Aksi demonstrasi berlangsung di halaman Kantor Desa Waringin dengan pengawalan dari aparat keamanan guna menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Situasi terpantau kondusif meskipun sempat terjadi adu argumen antara perwakilan warga dan pihak Pemerintah Desa Waringin.
Perwakilan massa aksi berharap Pemerintah Desa segera memberikan klarifikasi secara terbuka serta mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan yang disampaikan.
Mereka juga meminta agar dilakukan evaluasi terhadap aparatur desa yang dinilai tidak menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Hingga aksi berakhir, warga menyatakan akan terus mengawal tuntutan tersebut dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi lanjutan apabila aspirasi masyarakat tidak ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah desa.
Dalam aksi di Kantor Desa Waringin tersebut, massa juga menuntut anak Kepala Desa untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kaur.
Serta menghentikan rangkap jabatan sebagai kaur dan pengacara, karena menimbulkan konflik kepentingan dan mencederai etika pemerintah desa.
Menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah warga di Kantor Desa Waringin, Kepala Desa Waringin, Asikin, S.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya menghormati dan menghargai aspirasi masyarakat sebagai bagian dari proses demokrasi di tingkat desa.
Kepala Desa Waringin menegaskan bahwa pemerintah desa terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan oleh warga. Serta berkomitmen untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait tuntutan mengenai transparansi dan dugaan praktik nepotisme serta rangkap jabatan, Kepala Desa Waringin menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan klarifikasi secara terbuka dan akan melakukan evaluasi internal terhadap struktur dan kinerja aparatur desa.
Pemerintah desa juga membuka ruang dialog dengan perwakilan masyarakat guna mencari solusi terbaik atas permasalahan yang disampaikan.
Selanjutnya, Kepala Desa Waringin menyampaikan bahwa pengelolaan anggaran dan program desa selama ini telah dilakukan sesuai mekanisme yang ada dan dapat dipertanggungjawabkan.
Namun demikian, pihaknya siap melakukan perbaikan apabila masih ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.
Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga situasi tetap kondusif dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan. Pemerintah desa berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujar Kepala Desa Waringin.
Ikuti kami di channel whatsapp barbareto

