19.9 C
Lombok

Umi Rohmi Ikuti Rakor Guna Mencegah Tindakan Korupsi

Published:

- Advertisement -

barbareto.com | Mataram – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas). Rakor yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia tersebut dalam rangka Pemantauan Pelaksanaan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah(APIP) Kemendagri RI Dan KPK RI melalui virtual di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.

Rakorwasdanas itu diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat. Sekaligus dirangkaikan dengan launching pengelolaan bersama Monitoring Centre Prevention (MCP) atau Pencegahan Pusat Pemantauan.

Baca Juga :  Api Lalap Satu Rumah di Selagalas, 2 Wanita Paruh Baya Alami Luka Bakar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, kerja sama kementerian dan lembaga pengawasan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pencegahan terhadap tindakan korupsi seluruh wilayah Indonesia. Terutama peran para kepala daerah untuk di dalam penyelenggaraan dan pembangunan di masing-masing pemerintah daerah.  

“Untuk itu, kementerian dan lembaga pengawasan meminta kepada pemerintah daerah untuk memanfaatkan Aplikasi MCP yang diharapkan akan terpantau secara terpusat. Sehingga kita dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi,” ungkapnya. (31/8/21)

Baca Juga :  Ikhtiar Gubernur NTB Bang Zul, Jadikan Mandalika Tuan Rumah Balap F1

Selain itu, Mendagri juga menjelaskan bahwa tugas pokok Kemendagri salah satu diantaranya adalah melakukan pembinaan, supervisi dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah untuk menjaga kestabilitas politik dan berjalannya pemerintahan di setiap daerah. 

Selain Mendagri, dalam rokor pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah turut diikuti oleh Ketua KPK RI, Firli Bahuri dan Kepala BPKP, Dr. Muhammad Yusuf Ateh yang akhiri dengan bersama-sama melaunching pengelolaan bersama aplikasi  Monitoring Centre Prevention (MCP) atau Pencegahan Pusat Pemantauan. (Hms_NTB)

- Advertisement -
Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Admin Barbareto - Portal Berita Informatif Menginspirasi

Related articles

Recent articles