22 C
Lombok

Trend Kasus Covid-19 Meningkat, Lapangan Puputan Badung Dijaga Lebih Ketat

Published:

- Advertisement -
Trend Kasus Covid-19 Meningkat, Lapangan Puputan Badung Dijaga Lebih Ketat

barbareto.com | Denpasar – Satgas Covid-19 Kota Denpasar menutup tempat bermain anak di kawasan Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Penutupan ini menyusul adanya peningkatan kasus positif Covid-19 di Denpasar. Tempat bermain anak tersebut dipasangi police line.

Selain menyegel tempat bermain anak, juga dilakukan pemasangan rambu larangan dan penjagaan di sekitar lapangan Puputan Badung agar tak ada masyarakat yang melakukan kerumunan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan penyegelan atau penutupan tempat bermain anak dan lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung karena rentan menjadi tempat penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  HUT ke-4, Media LenteraEsai Berbagi Beras Organik untuk Jurnalis dan Masyarakat

“Kami antisipasi peningkatan kasus, apalagi anak-anak, rentan tertular,” kata Dewa Rai, Minggu 20 Juni 2021.

Ia pun meminta masyarakat untuk maklum akan hal tersebut. Lapangan dan Taman bermain anak ini akan disegel hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami akan evaluasi terus. Kalau sudah landai kami pertimbangkan untuk membuka kembali,” katanya.

Baca Juga :  Acara KTT G20 Berjalan Sukses, Kementerian PUPR Patut di Acungi Jempol

Dewa Rai menambahkan, pihaknya juga memasang pembatas untuk lapangan Puputan Badung agar tak ada kerumunan di lapangan. Penjagaan juga akan diperketat.

“Karena di sini selalu ramai, maka kami akan ketatkan penjagaan. Kami mohon kerjasama semua pihak, langkah ini kami lakukan juga untuk menjaga kesehatan kita semua ,” katanya.

Walaupun demikian, namun aktivitas jogging masih diperbolehkan.

“Kalau untuk imun, misalnya lari di pinggir lapangan kami izinkan, asal ikuti protokol kesehatan,” katanya. (anas)

- Advertisement -
Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles