Disnakkeswan Lotim Luncurkan Program PEPADU

Published:

barbareto.com | Awal tahun 2022, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melaunching program Pengembangan Peternakan Terpadu (PEPADU), dimana esensi kegiatan tersebut adalah membangun suatu sistem yang mengintegrasikan antara Desa dengan Dinas dan DPRD. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veterinar, drh. Hultatang.

“Program ini yang terpenting adalah, bagaimana memadukan antara Desa, Dinas dan DPRD,” jelasnya, Rabu (26/01/2022).

Lanjut Hultatang, Kendati program Pepadu tidak memiliki pagu anggaran yang besar, kegiatan tersebut dirasa sangat tepat dilaksanakan di Kabupaten Lombok Timur terutama melalui Desa-Desa, terlebih pengalokasian dana Desa sebesar 20% diperuntukkan untuk penguatan sandang pangan hewani.

Baca Juga :  Momen Hari Kartini, Pemuda Mampe Gelar PHBI

“Jadi tahun 2022, kegiatan ini sangat pas diterapkan di Desa, terlebih pengalokasian dana Desa 20% untuk penguatan pangan,” benernya.

Baca juga : Moscow State University Jajaki Kerjasama Penelitian Limbah Pertanian dan Peternakan Dengan Pemkot Denpasar

Masih kata Hultatang, program tersebut nantinya menawarkan beberapa item kegiatan diantaranya Kartu Peternak, satu data layanan, Posyanter, pengolahan pemasaran dan agrowisata ternak. Dan diharapkan mampu menjaring potensi ternak yang ada di setiap Desa, secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Dihadapan Ribuan Jamaah Hultah NWDI ke-87, TGB Doakan Ummi Rauhun dan Raihanun Tetap Sehat

“Jadi tantangan program di Desa adalah bagaimana memastikan kegiatan bisa berkelanjutan,” paparnya.

Lebih lanjut pria yang berlatar pendidikan Kesehatan hewan tersebut menghimbau agar Desa mengeluarkan regulasi tentang Peternakan, serta mengangarkan kegiatan ternak melalui Dana Desa, dengan begitu roda ekonomi di Desa dapat bergerak.

“Peternakan sangat berpotensi sebagai roda penggerak perekonomian di Desa,” tutup Hultatang.

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles