Wabup Lotim Hadiri Pengukuhan 7 TPAKD Provinsi NTB

Published:

Mataram – Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur, H. Rumaksi Sj menghadiri pengukuhan serentak tujuh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (29/8). Kegiatan tersebut berlangsung di Kuta, Mandalika. Tujuh TPAKD yang dikukuhkan adalah TPAKD Sumbawa, Sumbawa Barat, kota Mataram, Dompu, Bima, Lombok Tengah, dan Lombok Barat.

Gubernur NTB, Zulkiefliemansyah mengingatkan tugas TPAKD adalah memastikan masyarakat dapat mengakses lembaga keuangan guna menggerakkan ekonomi melalui modal usaha.

Baca Juga :  Gubernur NTB Serahkan Hasil Telaah Pemda Menolak UU Omnibus Law

Ia mengungkap kendala keuangan atau modal yang ditemui para pelaku usaha seringkali karena keterbatasan pengetahuan atau literasi keuangannya. Karena itu, Gubernur berharap TPAKD kabupaten/kota lebih kreatif melahirkan program literasi untuk membantu kesulitan masyarakat dalam mengakses lembaga keuangan, serta intens berkomunikasi dengan otoritas jasa keuangan (OJK) terkait layanan keuangan oleh bank maupun lembaga keuangan lain.

Hadir pula pada pengukuhan tersebut komisioner OJK yang membidangi edukasi dan perlindungan konsumen Friderica Widyasari Dewi. Ia mengapresiasi kekompakan pimpinan daerah di NTB. Ia berharap TPAKD yang dikukuhkan hari ini dapat segera membuat program kerja bersama dan sinergi dengan program pemerintah maupun OJK. Progeam tersebut, pesannya, harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  UNW Mataram, Universitas Islam Malang dan Ummat Sepakat Berkolaborasi Untuk Wewujudkan MBKM

Hadir pula pada acara tersebut ketua OJK NTB Rico Rinaldi.

Baca berita lainnya di Google News

Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles