20.2 C
Lombok

Beras SPHP, Beras Murah Rawan Pemalsuan

Published:

Mataram – Beras SPHP belakangan ini sedang viral dan menjadi perbincangan masyarakat, selain karena harganya yang murah, juga diduga banyak yang palsu atau oplosan.

Terbaru, Direktur Reskrimsus Polda NTB, Kombes Pol FX Endriadi, S.I.K., pada Rabu (30/7/2025), membeberkan pengungkapan adanya dugaan beras kemasan SPHP palsu yang beredar di pasaran NTB.

Pengungkapan yang berawal saat Bulog Kanwil NTB mendatangi gedung Ditreskrimsus Polda NTB dengan membawa dua contoh beras: satu kemasan beras kemasan SPHP resmi 5 kg, dan satu kemasan beras diduga SPHP palsu yang mencatut label KPSH 5 kg.

Selanjutnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, bergerak cepat menindaklanjuti dugaan peredaran beras SPHP palsu, yang ditemukan di wilayah Kota Mataram dan sekitarnya.

Bersama dengan Perum Bulog Kanwil NTB, Polda NTB mengambil langkah-langkah investigatif langsung untuk melindungi masyarakat dari praktik curang yang merugikan.

Apa Itu Beras SPHP

Dikutip dari laman bulog.co.id, program SPHP merupakan instrumen penting pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi pangan.

Beras SPHP adalah beras yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog sejak tahun 2023 sebagai program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras ini berasal dari beras cadangan pemerintah (CBP) di Bulog.

Harga beras SPHP di NTB mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium sesuai dengan Peraturan Badan Pangan Nasional No. 5 Tahun 2024, yaitu sebesar Rp12.500 per Kg untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi.

Berita lainnya klik disini

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Informatif dan Menginspirasi

Related articles

Recent articles