Mataram, Barbareto – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah yang seharusnya diisi dengan kegiatan ibadah justru dinodai oleh sekelompok orang yang melakukan aktivitas judi Domino QiuQiu.
Mendapat laporan dari masyarakat, Unit Reskrim Polsek Mataram berhasil membongkar praktik judi Domino QiuQiu yang meresahkan masyarakat di Lingkungan Bukit Ngandang, Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram. Kamis, 05 Maret 2026.
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan sekitar pukul 10.00 WITA setelah polisi menerima laporan dari warga yang mencurigai adanya aktivitas judi Domino QiuQiu di sebuah brugak yang berada di tanah kosong di pinggir Jalan Bung Karno.
“Berdasarkan informasi dari masyarakat, tim Opsnal langsung melakukan penyelidikan. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati sekelompok pria sedang bermain judi kartu domino,” ujar AKP Mulyadi.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku masing-masing berinisial GBK (42) warga Cakra Selatan, R (35) warga Seganteng, dan SI (27) warga Pagesangan Timur.
Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu set kartu domino, satu lembar tikar plastik yang digunakan sebagai alas permainan, serta sejumlah uang tunai yang diduga sebagai uang taruhan dengan nominal pecahan Rp10.000 hingga Rp1.000.
AKP Mulyadi menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Ketiga pelaku beserta barang bukti saat ini sudah kami amankan di Mapolsek Mataram untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Para pelaku kini terancam dijerat Pasal 427 KUHP terkait tindak pidana perjudian.
Kapolsek juga mengajak masyarakat Kota Mataram untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
“Partisipasi masyarakat sangat membantu kami dalam mencegah dan memberantas tindak kriminalitas. Jangan ragu untuk melapor jika menemukan aktivitas yang mengganggu ketertiban,” pungkasnya.

