Kalapas Selong Himbau Warga Jangan Cap “Jahat” Mantan Narapidana

Published:

Lombok Timur, barbareto.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, Sudirman, menghimbau masyarakat supaya jangan menyebut mantan narapidana sebagai “bekas orang jahat”.

Bukan tanpa alasan, Ia menturukan hal demikian untuk meminimalisir tindak kejahatan berulang dari para mantan narapidana yang saat ini disebut sebagai “santri” oleh Lapas Selong.

Baca Juga :  Tetap Lanjutkan Program Pompa Hidram, Pangdam Tinjau Lokasi Pembangunannya

“Ketika mereka tetap dianggap sebagai bekas orang jahat, mau nggak mau secara emosi dia, punya masalah tertentu sebagai manusia setiap saat bisa berubah emosinya, bisa jadi dia akan balik seperti itu,” tuturnya. (10/3/2026)

Justru saat di tengah masyarakat mereka merasakan kehidupan sebagai orang normal, kata Sudirman, mungkin itu yang akan menjadi salah satu ikhtiar yang baik untuk memulihkan mantan santri Lapas tersebut.

Baca Juga :  Polemik Menjamurnya Cafe di Suranadi, Pemda dan Kecamatan Saling Lempar, Kades Pilih Bungkam

“Jadinya mereka merasa dirinya dihormati oleh masyarakat. Insyallah itu mungkin bagian dari ikhtiar menekan kembali tindak pidananya,” tandas Kalapas. (gok)

Febriga Rifky
Febriga Rifky
Febriga Rifky adalah Pemimpin Redaksi Barbareto. Ia bertanggung jawab atas kebijakan redaksional, pengawasan isi pemberitaan, serta memastikan seluruh produk jurnalistik Barbareto memenuhi standar etika jurnalistik dan Pedoman Media Siber.

Related articles

Recent articles