Ingin Terbitkan Buku KPU Klungkung Dalam Data

Ingin Terbitkan Buku KPU Klungkung Dalam Data

barbareto.com | KPU Klungkung ingin memiliki data yang akurat dan terpercaya terutama berkaitan dengan kebutuhan kepemiluan dan pemilihan.

Karena itu KPU Klungkung bakal menerbitkan buku Klungkung Dalam Data sebagai blue print untuk sebuah rancangan yang dirumuskan dengan tujuan dapat memberikan arahan terhadap kegiatan lembaga secara berkesinambungan sehingga setiap kegiatan memiliki kesesuaian dengan tuntutan, tantangan dan kebutuhan terhadap kepemiluan dan kebutuhan lingkungan.

Untuk rencana penerbitan atau pembaharuan blue print, komisioner KPU Klungkung, I Gede Suka Astreawan bersama I Wayan Sumerta gencar melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Klungkung.

Seperti yang dilakukan, Kamis kemarin, mereka didampingi Kasubbag Program dan Data KPU Klungkung, Gede Rudy Tanaya, berkoordinasi dengan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PMD dan KB) Klungkung, Wayan Suteja. Harapannnya Astreawan adalah untuk bisa mendapatkan data tentang nama desa, nama perbekel, sekretaris desa, kepala dusun, bendesa adat, lengkap dengan kontak personnya (nomor HPnya). Tak kecuali juga untuk diminta data di kelurahan.

Baca juga : KPU Klungkung Bakal “Cetak” Jurnalis

Divisi Tekhnis Penyelenggaraan KPU Klungkung, I Gede Suka Astreawan mengatakan perlunya KPU memiliki data-data sesuai kebutuhan tentang kepemiluan atau pemilihan apa lagi tahapan Pemilu Serentak tahun 2024 akan segera dimulai.

Seperti perlunya mengetahui data jaringan internet yang berada di Kabupaten Klungkung. Terhadap hal ini pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) setempat.

“Kita perlu tahu dimana jaringan kuat, dimana lemah dan sona yang blank spot,” jelasnya.

Menurutnya perlu juga KPU tahu tentang situasi politik serta data agregat kependudukan, karena itu dalam pembuatan blue print KPU tentu mesti mendapatkan data tersebut dari institusi-institusi yang membidangi.

“Dengan punya data memudahkan kita bekerja dan berkomunikasi,” jelas Komisioner asal Desa Bungbungan, Banjarangkan, Klungkung ini.(sum)