Lombok Timur, barbareto.com — Dengan dukungan dan antusiasme ratusan masyarakat, Ruspan, secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, untuk kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2027–2035.
Pendaftaran tersebut menjadi langkah penting bagi Ruspan untuk kembali melanjutkan pengabdian dengan program berkelanjutan kepada masyarakat. Pencalonan kali ini merupakan kali ketiga bagi Ruspan, setelah sebelumnya dipercaya memimpin Desa Tirtanadi selama dua periode.
Keputusan untuk kembali maju, menurut Ruspan, bukan semata-mata didorong oleh ambisi pribadi, melainkan juga berangkat dari aspirasi masyarakat yang menginginkan kesinambungan kepemimpinan dan pembangunan di Desa Tirtanadi.
Dukungan tersebut terlihat saat proses pendaftaran berlangsung pada Jumat (23/10/2026). Ratusan pendukung dan simpatisan memadati sepanjang jalan hingga area Kantor Desa Tirtanadi. Suasana penuh semangat mewarnai rombongan pengantar yang hadir untuk memberikan dukungan kepada Ruspan.
Sorakan “Teruskan Pengabdian! Teruskan Pembangunan!” menggema, mencerminkan harapan para pendukung agar pembangunan yang telah berjalan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan pada masa mendatang.
Bagi para pendukungnya, pencalonan Ruspan bukan sekadar pertarungan dalam kontestasi politik desa, melainkan momentum untuk menentukan arah pembangunan Tirtanadi selama delapan tahun ke depan.
Usung Visi Desa Sejahtera dan Berkelanjutan
Dalam pencalonannya, Ruspan membawa visi besar, yakni:
“Mewujudkan Desa Tirtanadi yang Sejahtera dan Berkelanjutan Berlandaskan Nilai-Nilai Keimanan dan Ketakwaan kepada Allah SWT.”
Visi tersebut menjadi landasan bagi Ruspan dalam merumuskan arah pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh peningkatan ekonomi, kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, kehidupan sosial, serta kelestarian lingkungan.
Saat diwawancarai awak media di Kantor Desa Tirtanadi, Jumat (23/10/2026), Ruspan menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan merupakan salah satu prinsip penting yang ingin diperkuat apabila kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang baik bukan hanya menghasilkan sesuatu yang dapat dilihat dan dirasakan hari ini, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.
“Makna berkelanjutan adalah memastikan pembangunan tidak hanya menghasilkan sesuatu hari ini, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata, terpelihara, dan dapat dirasakan oleh masyarakat pada masa mendatang,” tegas Ruspan.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur seperti jalan yang baik dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika perekonomian berkembang, peluang peningkatan pendapatan keluarga juga semakin terbuka.
Pada akhirnya, peningkatan pendapatan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Di sisi lain, lingkungan yang terjaga serta pemerintahan yang transparan menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.
“Jalan yang baik mendukung kegiatan ekonomi. Ekonomi yang berkembang membuka peluang peningkatan pendapatan. Pendapatan yang lebih baik dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Lingkungan yang terjaga mendukung kualitas hidup masyarakat. Pemerintahan yang transparan membantu memastikan program dilaksanakan sesuai perencanaan,” jelasnya.
Delapan Misi untuk Masa Depan Tirtanadi
Untuk mewujudkan visi tersebut, Ruspan menyusun delapan misi pembangunan yang menjadi arah perjuangannya dalam pencalonan Kepala Desa Tirtanadi periode 2027–2035.
Pertama, memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Ruspan berkomitmen mendorong pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, partisipatif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat yang adil dan berkualitas.
Kedua, melanjutkan pembangunan infrastruktur desa. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur serta sarana pelayanan dasar menjadi perhatian, dengan mengedepankan pemerataan, kualitas, keberlanjutan, dan kebutuhan masyarakat.
Ketiga, memperkuat ekonomi masyarakat. Potensi ekonomi lokal akan menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi, memperkuat usaha masyarakat, membuka kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Keempat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penguatan pendidikan, keterampilan, kesehatan, kapasitas, dan partisipasi masyarakat diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Kelima, memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan. Nilai-nilai keimanan, kekeluargaan, budaya, keamanan, ketenteraman, kerukunan, dan gotong royong menjadi fondasi untuk menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat.
Keenam, meningkatkan kesejahteraan sosial dan pelayanan dasar. Ruspan menempatkan akses terhadap pelayanan dasar dan perlindungan sosial secara adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ketujuh, menjaga lingkungan hidup. Pengelolaan lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan lestari menjadi perhatian agar pembangunan desa tetap memberikan manfaat tanpa mengabaikan kepentingan generasi mendatang.
Kedelapan, memastikan kesinambungan pembangunan. Perencanaan pembangunan jangka menengah dan tahunan akan diarahkan agar lebih terukur, berbasis data, melibatkan masyarakat, serta berorientasi pada hasil dan manfaat jangka panjang.
Melalui delapan misi tersebut, Ruspan ingin menegaskan bahwa pembangunan desa harus berjalan secara menyeluruh. Infrastruktur perlu dibangun, ekonomi masyarakat harus diperkuat, pelayanan publik perlu ditingkatkan, dan nilai-nilai kebersamaan harus tetap dijaga.
“Teruskan Pengabdian, Teruskan Pembangunan!”
Semangat yang ditunjukkan ratusan pendukung saat mengantar Ruspan mendaftar menjadi salah satu gambaran antusiasme masyarakat dalam menyambut kontestasi Pilkades Tirtanadi.
Sorakan “Teruskan Pengabdian!” dan “Teruskan Pembangunan!” terdengar berulang kali di tengah suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Bagi Ruspan dan para pendukungnya, keberlanjutan pembangunan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Pembangunan yang telah berjalan diharapkan tidak berhenti begitu saja, melainkan terus dievaluasi, diperbaiki, dan ditingkatkan sesuai kebutuhan warga.
Semangat tersebut juga menjadi pengingat bahwa masa depan desa tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam mengawal pembangunan, menyampaikan aspirasi, serta menjaga persatuan.
Tirtanadi membutuhkan pembangunan yang berkesinambungan, pelayanan yang semakin baik, ekonomi masyarakat yang semakin kuat, dan pemerintahan yang terbuka terhadap aspirasi warga.
Karena itu, masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan Pilkades dengan penuh kedewasaan, menjaga suasana tetap damai, serta menggunakan hak pilih secara bijak sesuai hati nurani.
Bagi pendukung Ruspan, pencalonan ini menjadi kesempatan untuk memperjuangkan kesinambungan pengabdian melalui visi dan misi yang telah disampaikan. Dukungan yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada hari pendaftaran, tetapi diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam mengawal gagasan dan program pembangunan.
“Teruskan Pengabdian, Teruskan Pembangunan” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk menjaga harapan, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama membangun Tirtanadi yang lebih sejahtera.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan, hingga saat ini terdapat lima orang yang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Tirtanadi. Mereka adalah Ruspan, Nasrun, Suparlan, Alisahbana, dan Zaini.
Kelima bakal calon tersebut akan mengikuti tahapan Pilkades sesuai ketentuan yang berlaku.
Perwakilan panitia Pilkades Tirtanadi, Riadatussolihah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pendaftaran yang berlangsung.
“Alhamdulillah, proses berjalan dengan aman dan lancar, tidak ada kendala. Kami sangat bersyukur dengan suasana tertib seperti yang kita saksikan hari ini,” terangnya.
Dengan dimulainya tahapan pencalonan, masyarakat Desa Tirtanadi kini memiliki kesempatan untuk mencermati visi, misi, serta komitmen masing-masing bakal calon sebelum menentukan pilihan.
Bagi Ruspan, perjalanan menuju Pilkades 2027 menjadi momentum untuk kembali menawarkan gagasan pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.
Kini, semangat “Teruskan Pembangunan Tirtanadi” menjadi pesan yang dibawa Ruspan dalam langkah pencalonannya, dengan harapan agar pembangunan desa terus bergerak maju, kesejahteraan masyarakat semakin meningkat, dan kebersamaan warga tetap terjaga. (*)
