Beranda Berita

“Te Bareng-Bareng, Periri Bale Langgaq Te”, Lalu Muhir Usung Revitalisasi Desa Bagik Payung

3
Foto: Bakal Calon Kepala Desa Bagik Payung, Lalu Muhir, ketika penyerahan berkas pendaftaran Pilkades 2027. (26/10/2026)

Lombok Timur, barbareto.com – Lalu Muhir secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, pada Senin siang, 26 Oktober 2026.

Pendaftaran tersebut dilakukan di sekretariat Pilkades Desa Bagik Payung dan diiringi sekitar 500 masyarakat yang solid memberikan dukungan.

Mengusung slogan “Te bareng-bareng, periri bale langgaq ta”, Lalu Muhir datang ke sekretariat Pilkades disambut antusiasme warga. Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, ia memberikan keterangan kepada awak media.

Lalu Muhir menyampaikan bahwa tujuan utama mencalonkan diri sebagai bakal calon kepala desa adalah untuk merevitalisasi hal-hal yang dianggap kurang oleh masyarakat Desa Bagik Payung.

Ia menyoroti bidang pembangunan fisik yang selama ini dinilai masih kurang transparan, serta pembangunan di bidang psikis atau mental.

“Karena masyarakat Desa Bagik Payung masih membutuhkan pembinaan, disebabkan mungkin beberapa faktor karena kesibukan di sawah. Sehingga itu kita maksimalkan sekarang, melakukan kegiatan-kegiatan kerohanian. Sebagaimana diketahui bahwa di Desa Bagik Payung sudah banyak berdiri pondok pesantren. Itu bisa dijadikan wadah pembinaan bagi generasi muda,” ujarnya. (26/10/2026)

Menurut Lalu Muhir, Desa Bagik Payung merupakan penyangga utama di Kecamatan Suralaga. Ia mengutip pernyataan Mantan Bupati Lombok Timur, Moch. Ali Bin Dachlan, yang menyebut Kecamatan Suralaga sebagai teras depan ekonomi Lombok Timur.

“Maka Desa Bagik Payung adalah penyangga utama di bidang ekonomi di Kecamatan Suralaga ini,” katanya.

Pada bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan, Lalu Muhir menilai potensi Desa Bagik Payung cukup baik.

Menurutnya, jika dikembangkan dan dibina dengan serius, sektor-sektor tersebut akan meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat.

Lalu Muhir bukan sosok baru di pemerintahan desa. Ia telah menjabat sebagai Kepala Desa Bagik Payung selama dua periode, yakni dari tahun 2005 hingga 2017. Meski demikian, ia mengaku belum pernah menerima anggaran besar hingga miliaran rupiah.

“Tapi alhamdulillah kita bisa membangun Desa Bagik Payung bersama masyarakat di sini,” tuturnya.

Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam pembangunan desa. Menurutnya, berbagai fasilitas pendidikan telah dibangun berkat keterlibatan masyarakat, seperti TK Anak Bangsa di Dusun Belet, TK di Dusun Reriu, dan TK di Dusun Bantek, yang semuanya dilakukan secara swadaya.

“Datang kembali untuk merevitalisasi Desa Bagik Payung, yang perlu dilengkapi kita akan lengkapi dan yang perlu dibenahi kita benahi,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Lalu Muhir mengajak seluruh masyarakat menjauhi kata-kata yang menyulut perpecahan. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk rasa hormat terhadap perbedaan agar Desa Bagik Payung tetap tentram dan aman. “Perbedaan itu adalah anugerah, jadi kita sama-sama berharap pemimpin yang terpilih nantinya akan membangun Desa Bagik Payung untuk lebih maju lagi,” pungkasnya. (gok)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini