20.6 C
Lombok

Usung Ganjar Pranowo Capres, DPW PPP NTB: Kami Jalankan Strategi Khusus Menangkan Ganjar

Published:

- Advertisement -

BARBARETO.com – Hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), secara resmi telah mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres.

Hal ini secara otomatis membuat PPP akan berkoalisi dengan PDIP dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

“Ini sudah menjadi instruksi DPP, sesuai hasil Rapimnas. Kami jajaran DPW ke bawah akan berjuang menangkan Ganjar Pranowo,” ucap Sekretaris DPW PPP NTB, Mohammad Akri, (27/4).

Meski demikian, dari data Pilpres sebelumnya, Capres dari PDIP selalu sulit memenangkan suara di NTB.

Baca Juga :  Soal Kematian 6 Anggota FPI, Muhammadiyah Minta Polri Bersikap Terbuka

Sehingga, Akri mengaku persoalan tersebut akan menjadi PR bagi pengurus DPW PPP.

“Memang Pilpres tahun lalu kami dukung Jokowi dan kalah di NTB, dan ini akan menjadi PR kami. Ganjar ini juga bagus, latar belakangnya orang pondok. Kami akan jalankan strategi khusus menangkan Ganjar,” cetusnya.

Sambung Akri, salah satunya dengan menggerakan seluruh instrumen partai.

Terlebih kata dia, framing positif terkait Ganjar sudah mulai dimainkan.

Baca Juga :  Kapolda NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba

Hal ini bagian dari sosialisasi untuk mengenalkan Ganjar Pranowo, Capres yang diusung PPP.

“Persoalan laku tidaknya itu, akan menjadi tugas kami. Kami ada tujuh kursi dan PDIP empat kursi, dalam waktu dekat akan kami konsolidasi terkait strategi itu,” bebernya.

Lebih jauh kata dia, ke depan akan dibangun juga Sekretariat Bersama (Sekber) pemenangan Ganjar Pranowo. “Ini untuk memperkuat eksistensi tim. Balik lagi, soal bagaiaman kami memenangkan Ganjar,” pungkasnya.

Follow kami di Google News

- Advertisement -
Redaksi Barbareto
Redaksi Barbaretohttps://barbareto.com
Redaksi Barbareto merupakan tim jurnalis yang bertugas melakukan peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Setiap konten yang diterbitkan melalui proses verifikasi dan tanggung jawab redaksional.

Related articles

Recent articles