TGB Disebut Belum Perkenankan Kepemimpinan Perempuan

Published:

Mataram – Dinamika Pilkada 2024 di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bergejolak. Terlebih sampai saat ini masih belum ada pernyataan resmi terkait arah dukungan TGB M. Zainul Majdi.

Hal ini pun terus menjadi perbincangan di kalangan sebagian masyarakat. Pun dengan mundurnya TGB dari Partai Perindo baru-baru ini.

Pemerhati Politik, Oni Husain Al Jufrie, mengatakan banyak isu jika keluarnya TGB dari Perindo dikaitkan dengan dukungan beliau kepada sahabatnya Zulkieflimanysah.

Baca Juga :  SPAM Penet Henti Beroperasi, Enam Ribu Pelanggan PDAM Kota Denpasar Akan Terdampak

“Sampai hari ini belum ada pernyataan resmi. Namun jawaban TGB kepada wartawan beberapa waktu lalu dan beliau menjawab “masa ga faham?” itu bagi saya sangat jelas dan terang benderang,” ujar Oni.

Di sisi lain, menurutnya keluarnya TGB dari Perindo tidak begitu mengejutkan. Bahkan ia sudah memprediksi keputusan TGB itu jauh hari.

“Saya berteman lama dengan TGB Zainul Majdi. Sewaktu beliau menjabat Ketua DPD Demokrat NTB, saya wakil ketua. Kemarin beliau keluar dari Perindo, bagi saya itu tidaklah mengejutkan,” tuturnya.

Baca Juga :  TNI-Polri Gelar Geladi Pengamanan Tamu VVIP KTT G20 di Bali

Keputusan TGB itu sambung Oni, juga tak lama setelah anak Hary Tanoe yakni Angela Tanoesoedibjo didapuk menjadi ketua umum Perindo.

Sehingga ia menyimpulkan, dari peristiwa politik itu, merupakan sikap konsistensi TGB yang belum perkenankan kepemimpinan perempuan.

“Dari dua hal ini, saya menyimpulkan inilah bentuk konsistensi TGB yang belum perkenankan kepemimpinan perempuan,” tandasnya.

Mugni Ilma
Mugni Ilma
Mugni Ilma adalah jurnalis Barbareto yang meliput isu pemerintahan, hukum, politik, ekonomi dan peristiwa daerah di Nusa Tenggara Barat. Ia aktif melakukan peliputan lapangan dan penulisan berita berbasis fakta dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan verifikasi sumber sesuai Pedoman Media Siber.

Related articles

Recent articles