Jaga Momen Ramadhan, Satpol PP Lotim Akan Tertibkan Petasan

0
137
Jaga Momen Ramadhan, Satpol PP Lotim Akan Tertibkan Petasan
Foto : Sudirman, Kasat Pol PP Lotim.

barbareto.com | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai melakukan penertiban terhadap peredaran petasan yang ada di Lombok Timur, hal tersebut dilakukan guna menjaga ketertiban selama momen bulan Ramadhan berlangsung.

Hal tersebut juga dikuatkan dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah (Perda) No: 8 tahun 2022.

Sudirman, Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Lotim menjelaskan, peredaran mercon maupun petasan sudah dilarang di Lombok Timur.

Tak sampai disitu, Pedagang Nasi pada siang hari selama bulan Ramadhan, juga menjadi perhatian Pol PP Lombok Timur, pasalnya Kabupaten Lombok Timur merupakan daerah yang religius dan kental dengan budaya Islami.

“Titik-titik yang kita tertibkan sudah jelas, terlebih penertiban warung nasi pada siang hari juga bisa meminimalisir penyakit masyarakat,” jelas Sudirman, Senin (28/03/2022).

Baca juga : Satpol PP Lotim Sita Ratusan Botol Tuak dan Brem

Sudirman menambahkan, pendekatan preventif sejauh ini yang dilakukan Pol PP Lombok Timur ialah dengan membangun komunikasi sedini mungkin kepada masyarakat, terutama di titik yang mobilitas masyarakatnya tinggi.

“Kami berupaya membangun komunikasi dengan para pedagang jauh-jauh hari sebelum masuknya bulan suci Ramadhan,” paparnya.

Masih kata Sudirman, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) ke setiap Kecamatan terkait peredaran petasan, dimana nantinya Pol PP Lotim berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) agar bisa mengambil tindakan di setiap pasar.

“Surat Edaran sudah kami berikan kepada setiap Kecamatan, agar Forkopimcam dapat mengambil tindakan,” ujarnya.

Lebih Jauh, Sudirman juga menyebutkan upaya revisi Perda Miras di Lombok Timur, dengan menekankan penambahan sanksi, langkah tersebut diyakini dapat menekankan peredaran Miras di Bumi Patuh Karya.

“Sejauh ini sebelum revisi Perda ditetapkan, operasi yustisi akan di maksimalkan sebaik mungkin,” pungkasnya.