Polresta Mataram

Keluh Kesah PKD Desa Jurang Jaler Dalam Melakukan Pengawasan Kampanye Paslon

Praya-NTB, BARBARETO – Sama seperti Biasa, Raos Caleg memang Begitu Gerutuk Amaq Jamil yang juga sudah Bosen menunggu kedatangan Paslon, dimana diJadwalkan untuk Hadir Silaturrahmi di Rumah Amaq Jamil jam 11.00. sampai jam 17.00 belum kunjung datang Pasangan Calon Bupati.

Termenung menunggu dan rasa Bosen Jenuh pun Melanda, di Telponlah Tim Penghubung Paslon Oleh Amaq Jamil, Bunyi Deringan Telpon terdengar karena Amaq Jamil memakai loudspeker.

Kira-kira sampai Empat kali di Telpon akhirnya di Angkat juga oleh Tim Penghubung “Budiman” Ia memberi Penjelasan terkait keterlambatan acara Pertemuan sekaligus kompanye tersebut.

Di jelaskan bahwa akan di laksanakan di Desa Dakung Kecamatan Praya Tengah dahulu, Sehabis di Dakung baru akan di laksananan di kediaman Amaq Jamil.

Sembari demikian semua yang ada di Rumahnya Amaq Jamil sekarang telah Balik ke Rumah Masing-Masing untuk melaksakan Sholat Ashar.

Demikaian juga PKD yang Bertugas memantau Perjalanan Kampanye tersebut pulang untuk Sholat Sekaligus Mengisi Batre HP.

Selang Beberapa Jam Sambil Menikmati Secangkir Kopi dan Sebatang Rokok di Bengkel, Sembari menunggu panggilan dari saudara Amaq Jamil.

Dan Waktu pun berlalu, Deringan Hp pun Berbunyi, saya angkat dan saudara Amaq Jamil bertutur bawha Rombongan akan segera datang.

Waktu terus berlalu, sayapun langsung bergegas menuju tempat di selenggarakannya Kampanye. Tepat jam 17.25 Rombongan yang di tunggu-tunggu datang, selaku tuan Rumah Amaq Jamil langsung menyambut dan mempersilahkan Calon yaitu H. Masrun untuk duduk di Teras Rumahnya beserta Rombongannya.

Dari kejauhan sekitar 4 meter saya mendengar Perbincangan mereka, H. Masrun menyatakan maksud dan tujuannya itu hanya Silaturahmi dan Perkenalan bahwa dia (H. Masrun) akan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Lombok Tengah dan mengharapkan Masyarakat yang ada di Jurang Jaler hususnya di Mertak Men untuk mendukungnya.

Unsur terlarang yang di libatkan pada Pertemuan tadi selama pemantauan saya selaku PKD Jurang Jaler tidak ada, semua yang hadir hanya Masyarakat biasa. Selaku Tim Sukses BUDIMAN membagikan Masker kepada Masyarakat yang hadir sekitaran dua Bungkus.

Adapun Inak Inak yang hadir bertutur, “segerah masker doang Mun bengte, Mane Mane jaje atau kepeng Bae jakn bengte”, (Bahasa Sasak) Maksudnya Masak Masker Aja Dikasih, paling tidak Snack atau Uang dikasih Ke Kita.

Karena kebanyakan yang hadir dari Keluarga awam, Standar Covid-19 yang di Pakai hanya Masker saja dan itupun di berikan tadi sama Tim sesnya, Mereka Duduk berdesakan, karena saya PKDk yang tau Standar Covid-19 menyuruh mereka untuk Duduk Pakai Jarak minimal satu meter, Masyarakat pun mengiyakan.

Redaksi : BARBARETO

Open chat
%d blogger menyukai ini: