Selasa, Mei 28, 2024

Sempat Mendapatkan Penolakan, APHT Akhirnya Diresmikan

Selong, barbareto.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik mendampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah dalam rangka peresmian Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) di Paok Motong, Kecamatan Masbagik pada Kamis, (14/09/2023).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal tersebut juga turut dihadiri Plt. Kepala Bea Cukai Mataram, Agustyan Umardani, jajaran Forkopimda NTB dan Forkopimda Lombok Timur. Pimpinan OPD NTB dan Lombok Timur, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Pemuda dan Perempuan se-Kecamatan Masbagik.

Peresmian Pabrik pengolahan tembakau hari ini adalah langkah nyata Pemerintah dalam mendukung pertanian tembakau. Juga sebagai upaya memberantas peredaran rokok illegal, serta meningkatkan pendapatan Bea Cukai di NTB.

Selain itu Pabrik ini juga menjadi pabrik pertama dan satu-satunya di NTB. Dengan perkiraan akan menyerap sebanyak seribu lebih tenaga kerja.

Pemilihan lokasi di Kabupaten Lombok Timur sebagai tempat Pembangunan pabrik tersebut karena Perusahaan tembakau terbanyak berada di Kabupaten Lombok Timur.

Menurut Data Bea Cukai Mataram, per Juli 2023 menyebut jumlah pabrik tembakau di NTB sebanyak 125 perusahaan. Yang tersebar di Lombok Timur 73 perusahaan, Lombok Tengah 21 perusahaan, Lombok Barat 10 perusahaan, dan di Kota Mataram 20 perusahaan.

Industrialisasi Penting untuk Kesejahteraan Masyarakat

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah dalam sambutannya mengatakan. Industrialisasi itu penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan peresmian pabrik tersebut sebagai langkah awal dalam upaya meningkatkan pemahaman dan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut sebagai komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan sektor pertanian, khususnya tembakau. Yang merupakan salah satu komoditas unggulan di wilayah ini.

Selain dalam memberikan dampak positif pada sektor pertanian. Pabrik ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar Paok Motong dan wilayah sekitarnya. Hal ini akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat lokal.

Adapun rencana kedepannya yakni untuk terus mendukung dan memperluas inisiatif-inisiatif seperti ini. Guna meningkatkan kesejahteraan petani dan pengembangan sektor pertanian di NTB. Serta dengan pembukaan secara resmi Pabrik APHT ini, masa depan pertanian tembakau Provinsi NTB akan terlihat cerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemprov NTB yang telah memberikan dana DBH CHT kepada Lombok Timur sebanyak 78 Miliar.

Sekda juga menjelaskan dana tersebut telah direalisasikan untuk beberapa program. Antara lain program pembinaan sosial kepada pengusaha tembakau dan UMKM. Program kesehatan berupa Pembangunan Rumah Sakit Masbagik dan iuran BPJS di Kecamatan Masbik. Program prioritas BPJS untuk petani dan buruh tani, serta prioritas lainnya.

Pada acara peresmian APHT tersebut, Gubernur NTB bersama Sekda Lombok Timur juga berkesempatan untuk melihat secara langsung proses produksi tembakau di pabrik tersebut.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments